Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

Obsesi Camat Kemayoran, PKL Jiung Untuk Tak Ada Lagi Beroperasi di Jalan

oleh
oleh
6.2K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Camat Kemayoran Kota Jakarta Pusat Herry Purnama tak puas jika PKL Jiung Bendungan Jago masih beroperasi di jalan. Hal ini diungkapkan saat bincang dengan sketsindonews.com di kantornya, Kamis 29 September 2016.

“Usai pembangunan shet pile kali Sentiong maka tidak lagi pemanfaatan fasum fasos di salahkan fungsinya,” ucapnya.

Dia menegaskan bahwa keberadaan pasar Lenggang Kemayoran adalah solusi buat mereka tanpa syarat harus pindah. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Sudin UMKM Kota Jakarta Pusat sedang merampungkan pasar Lenggang Kemayoran tersebut.

Gambar

“Peruntukan pasar Lenggang Kemayoran menjadi kawasan belanja terintegrasi tertib, nyaman dan indah. Lahan seluas 1000 M2 merupakan milik Sekretariat Negara (PPKK) yang di pinjam oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” paparnya.

Kasudin UMKM Kota Jakarta Pusat Bangun Richard menjelaskan bahwa pasar Jiung Bendungan Jago bukan JP, artinya pasar itu tumbuh yang didirikan masyarakat illegal. Untuk itu diberikan solusi dengan pemindahan (realokasi) kepasar Lenggang, kalo sudah rampung.

“Ini sebenarnya sudah ada kesepakatan, tapi entahlah hingga kini mereka masih bertahan di jalan umum hingga menutup jalan,” ungkapnya.

Sementara Lurah Kebon Kosong Sigit Dwi Haryono menyatakan senada, kebutuhan instan warga sekitar membuat pihaknya selaku pamong harus berbenturan.

“Padahal pemindahan PKL Jiung nantinya menciptakan wilayah kami ini menjadi lebih baik dan tertata, seharusnya RW juga memahami hal itu,” kata Sigit.

Menurutnya sudah hampir puluhan tahun warga sekitar menikmati hal itu, sudah cukuplah. PKL Jiung tak pernah selesai, jangan hanya segelintir penikmat tapi fasilitas publik terus di rusak.

“Belum lagi sampah yang di buang di kali secara sembarangan, jalan pun yang sudah diperbaiki (pendestrian) menjadi rusak hanya karena segelintir kepentingan oleh orang yang tak peduli terhadap 5 Program Tertib Gubernur DKI Jakarta,” pungkasnya. (Nr)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap