1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Warga Setuju Air Bersih, Ada Subsidi Dari Pemerintah DKI

51.4K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menegaskan bahwa perusahaan air minum yang ada di Jakarta dikuasai oleh swasta. Namun, pihak kami tak tinggal diam dengan kondisi tersebut.

Hal itu disampaikan Pasangan nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) menjawab pertanyaan moderator tentang strategi yang akan dilakukan untuk memastikan kualitas air bersih untuk warga Jakarta.(28-01-2017)

“Melihat kondisi itu, kami renegosiasi dengan perusahaan air minum tersebut. Tak sampai di situ, kami juga membangun sendiri,” ujar Ahok dalam Debat Cagub DKI 2017 putaran kedua di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (27/1/2017) malam.

Gambar

Selain itu, lanjut dia, Pemprov DKI juga memberika subsidi kepada warga yang tak mampu membayar. “Ketika ada masyarakat yang tak mampu membayar, kami yang membayar dengan selisih dari warga yang mampu membayar,” jelas Ahok.

Bahkan, Ahok mengaku sangat menyadari bahwa saat ini ada warga Ibu Kota yang membeli air bersih sangat mahal. “Ternyata mereka tak mampu secara ekonomi untuk memasang pipa, dan mereka harus dibantu. Inilah yang sedang kami kerjakan,” tegas Ahok.

Sementara sketsindonews.com meminta tanggapan warga Kemayoran masalah air bersih menurut Supardijono SH, kami sangat apresiasi kepada siapapun paslon dalam menggusung pelayanan air bersih untuk warga Jakarta.

“Karena itu memang harapan warga Jakarta dimana pemda DKI untuk mengambil kebijakan tata kelola air bersih, yang saat ini dikuasai lebih besar pihak swasta.”

Gasasan paslon No. 2 sepertinya sangat ideal dan jeli apa yang warga inginkan terhadap distribusi air bersih untuk pemukiman secara merata bahkan subsidi bagi kebutuhan rakyat sesuai dengan UUD 45, tutup Supardijono. (Nr)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap