Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

WHY, Wanita Batak Disebut Polisi Toba

8.2K pembaca

Jakarta, sketsinsonews – Jika kalian telah menikah, terutama dengan wanita Batak, maka jangan coba-coba untuk macam-macam.

“Sebab, itu akan bahaya kali kawan.”

Itu yang kerap terdengar dari seorang pria Batak yang enggan menyebutkan namanya, dalam obrolan santai bersama sketsindonews.com. (12/3)

Gambar

Menurutnya, Wanita Batak bisa menjadi momok bagi suami yang kurang bertanggungjawab. Bahkan, bisa menjadi sosok yang menakutkan bila suaminya dianggap tidak mendukung semangat memperjuangkan anak “manjujung anakhon” agar kelak “boi hasea pasangap natoras” sebagai harapan tertinggi orang Batak dalam hidupnya.

Karena itu makanya wanita Batak sering digambarkan dengan sebutan ‘Polisi Toba’. Disebut ‘Polisi’ karena memang tugasnya sebagai istri memang menjaga konsistensi aturan dan rencana yang telah disepakati bersama dalam sebuah keluarga. Adapun tambahan ‘Toba’ di belakangnya hanya untuk menandakan dia adalah halak hita.

Nah, ‘Polisi Toba’ memang sangat ditakuti manakala sang suami membuat suatu kesalahan. Terlebih kesalahan dan sikap itu akan merusak tatanan dan kehidupan keluarga dan anak-anaknya.

Jika seperti ini, wanita Batak akan muncul ke depan sebagai ‘Polisi Toba’ yang menegakkan hukum dan aturan serta harapan rumah tangganya.

Kenapa bisa seperti itu?
Anda yang bisa menjawabnya….

Reporter : nanorame

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap