1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Pria Bisu Terseret Air Di Banjir Kanal Timur

oleh
11.3K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Seorang Pria bisu tenggelam dan terseret arus diBanjir Kanal Timur (BKT) Pulo Gebang Cakung, Jakarta Timur, Kamis (13/4).

Hingga dini hari, Jum’at (14/4) korban belum dapat diketemukan oleh keluarga dan tetangga rumahnya di lingkungan RW 01.

Kejadian tersebut berawal ketika korban Rafli yang mengalami keterbatasan tersebut, bermain bersama teman-temannya ditepi kanal. Namun, Rafli bocah yang tidak pandai berenang itu, menyeburkan diri ke BKT hingga akhirnya terbawa arus air yang sedang deras hingga tenggelam.

Gambar

Menurut Jamil, kejadian itu telah dilaporkan ke pihak kepolisian sektor Cakung. Dan saksi-saksi teman korban yang saat itu bermain bersama keponakannya yang bernama Rafli atau Abang telah dimintai keterangan terkait awal mula terbawa arus BKT.

“Magrib sempet saya cari ketemunya cuma baju sama celana disitu. kita tadi udah laporan, 4 orang temen-temennya dibawa ke Polsek. Polisi bilang juga harus ada saksi, kita masih minta informasi yang pasti anak itu bilang Abang (Rafli) mandi dia langsung nyilem,” jelas paman korban (13/4).

Jamil juga menambahkan, sehari sebelum kejadian Rafli terseret arus deras BKT, dirinya telah mendapat firasat sesuatu yang aneh dalam mimpi.

“Saya udah dapet firasat kemaren tumben ngimpinya nggak enak,” kepada sketsindonews.com dilokasi pencarian korban.

Sementara Bule, warga jalan Rawa Bebek yang membantu pencarian korban usai menyelam mengatakan kondisi didalam sungai sangat deras arusnya dan air berputar-putar dibawah kolong jembatan BKT sehingga sulit diketemukan.

Tak hanya itu, debit air yang deras menjadi penyebab kendala proses pencarian.

“Disitu air ampe begini (memperagakan dengan tangan bahwa arus air berputar). gw ampe keujung sana (renang). paling besok ketemu kaya Pimen (korban meninggal dunia yg tenggelam beberapa tahun lalu),” ujar Bule dengan telajang dada usai renang.

Nampak pula, petugas BPBD hadir dalam proses pencarian dengan mengerahkan perahu karet dan menyisir disekitar tempat yang diduga kuat korban terbawa arus. (Dw)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap