Jakarta, sketsindonews – Ketua Umum Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN), Bob Hasan, tanggapi ucapan Charles Honoris yang mengatakan keikut sertaan TNI dalam memberantas Teroris merupakan penyelewengan terhadap anamat Reformasi.
“Sekali lagi saya nyatakan, perkataan seorang Charles Honoris ‘sangat Lebay’,” ujar Bob Hasan, Di Jakarta, Jumat (2/6).
Bob menganggap, bahwa Charles tidak memahami reformasi. “Jangan-jangan dia sendiri tidak sadar akan reformasi itu apa?, Jangan-jangan dia belom paham apa itu reformasi, bukan hanya sekedar menjatuhkan rezim Suharto saat itu,” ucapnya.
“Sekarang TNI tetap bergotong royong bersama rakyat Charles tidak protes?,” katanya.
Bob menjelaskan bahaa sifat gotong royong merupakan karakter Pancasila, dan Pancasila sangat mengkooptasi tentang Ipolekosbud Hankam, tentang pertahanan dan keamanan jelas fungsi dari TNI.
Sementara untuk teroris bukan hanya sebatas proses penanganan hukum sebagai Law Inforcemen yang diwujudkan dalam KUHP, tetapi sudah berada pada ancaman terhadap bangsa.
“Saya tidak faham dehh dengan yang namanya Charles Honoris ini,” ucapnya.
“Bob juga mengutarakan harapannya, agar mudah-mudahan dengan kembalinya Pancasila sabagai sumber dari segala sumber hukum atau Hirearki tertinggi pada tatanan Hukum Indonesia, termasuk Charles Honoris ini dapat dikoreksi sebagai siapa dan apa dia bisa menyatakan hal ini?. ‘Cinta Bangsa ini adalah SAYA INDONESIA DENGAN PANCASILA SEBAGAI SUNBER DARI SEGALA SUMBER HUKUM’,” tutupnya.
(Eky)











