Jakarta, sketsindonews – Dalam pertemuan silaturahim berbuka puasa antara pengurus RT – RW, LMK bersama Plt. Gubernur DKI Jakarta Djarot Saeful Hidayat di Gedung Pertemuan Cempaka Putih membuat para pengurus RT RW masih bimbang terkait belum adanya kepastian Dana Op di cairkan.(14/6)
Padahak saat ingin dialog RT RW itu akan menanyakan hal itu, ujar Laksana salah satu pemgurus RW Kekurahan Tanah Tinggi.
Karena waktu juga yang mendesak hingga akhirnya tak muncul di forum dialog bersama Plt. Gubernur DKI Djarot Saeful Hidayat.
“Kebimbangan kami sangat wajar karena LPJ sudah kami buat per 3 bukan sesuai dengan ketentuan April – Juni 2016.”.
Issu berkembang pihak RT RW hanya akan diberikan 2 bulan berjalan bulan April – Mei padahal cairan dana Op biasanya kami terima per 3 bulan, apakah itu tidak menyalahi aturan, tanya Laksana pada sketsindonews.com
“Ini mau lebaran sudah sewajarnya pemerintah DKI mempertimbangkan hal tersebut terkait kebutuhan pokok yang naik.”
Kami semua berharap cairan ifu dipercepat, hingga membuat kami take bimbang, apalagi Lurah sering kali dipertanyakan oleh RT RW, tambah Laksana.
Sementara salah satu Lurah di Jakarta Pusat menjelaskan, untuk saat ini pigak Biro Tapem DKI telah membuat Nota Dinas akan hal tersebut terkait petunjuk dana Op, ujarnya.
Kami (Lurah) hanya menunggu perintah yang hingga kini telegram informasi itu belum sampai pada pihak Kelurahan.
Sementara Kabag Tapem Jakarta Pusat Kamal saat di konfirmasi mengakui kami masih menunggu akan Nota Dinas dari Biro Tapem DKI Jakarta seiring pencairan dana Op RT RW 2 bulan atau 3 bulan nantinya, tutup Kamal.
reporter : nanorame







