Perhelatan FKY Kembali Digelar

oleh
45K pembaca

Yogyakarta, sketsindonews – Gubernur DIY Sri Sultan HB X buka acara Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) yang digelar untuk ke-29 kalinya di Jalan Malioboro, Yogyakarta, Kamis (27/7/2017). Acara tersebut rencananya digelar pada 27 Juli sampai dengan 13 Agustus 2017 mendatang.

Sri Sultan HB X menarik lonceng sebagai tanda dibukanya FKY ke-29 yang berada di panggung di depan kantor Gubernur DIY. Kemudian disusul dengan arak-arakan pawai budaya yang diikuti lebih dari 1.200 peserta dari berbagai komunitas.

Pawai tidak hanya menampilkan atraksi seni budaya dari DIY, tetapi juga dari berbagai daerah lain di Indonesia yang menggambarkan keragaman budaya dan kebhinekaan Indonesia. Di antaranya dari NTT, Maluku, Papua, dan lain-lain. Selama pawai berlangsung arus lalulintas di jalan Malioboro ditutup.

Gambar

Kepada sketsindonews.com Sri Sultan HB X, mengatakan, budaya Yogyakarta bisa beradaptasi dengan lentur di luar tapi kokoh di dalam. Dia juga menyebutkan seperti Jepang dan Korea yang tumbuh pesat dengan karakteristiknya, ada unsur pengembangan kreatif dan nilai tambah serta keunikan yang khas.

“FKY diharapkan menjadi wahana penggerak masyarakat menuju peningkatan dimensi-dimensi nilai,” ungkapnya.

Seperti dimensi teoritis yang terkait dengan pencarian nilai-nilai kebenaran, dimensi ekonomi yang terkait nilai kegunaan, dimensi estetis yang terkait nilai keindahan, dimensi sosial yang terkait nilai kepercayaan, dimensi politik yang terkait nilai kuasa, dan dimensi keagamaan yang merupakan nilai ketuhanan yang berkebudayaan.

“Sudah semestinya keistimewaan Yogyakarta adalah untuk Indonesia, bahwa menjadi Yogya adalah menjadi Indonesia,” pungkasnya.

Salah satu peserta pawai yang menyedot perhatian pengunjung adalah Arta Dance yang di Awaki Made Diah Agustina.

Para penari anak asuh Made Diah ini, begitu gemulai dan terlihat sangat menikmati irama yang bercampur dengan gemuruhnya sorak sorai penonton yang memadati sepanjang ruas Jalan Malioboro.

“Kita musti sabar mas, dan yang terpenting kita harus jeli melihat bakat anak didik,” ungkap Made Diah kepada sketsindonews.com.

FKY ke-29 ini mengambil tajuk Umbar dan sub judul Mak Byarr. FKY kali ini digelar di Planet Pyramid, Jalan Parangtritis KM 5,5, Bantul.

Tema Umbar ini diambil dengan harapan agar FKY kali ini dapat menjadi ruang festival di mana masyarakat bisa sejenak melepas kepenatan sekaligus memperoleh kesegaran baru.

https://youtu.be/YeXmF6E6Y4A

(Kumara Djati)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap