Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

Non Job Eselon Kemendes, Tidak Ada Kaitan Dengan Kasus OTT

oleh
oleh
4.2K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Kabag Pemberitaan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT), Rismanto membantah bahwa pemberhentian beberapa eselon di Kemendesa merupakan upaya pemutusan kasus OTT terkait WTP agar tidak menyentuh Sekjend Kemendesa, Anwar Sanusi.

Menurutnya pemberhentian ke 18 eselon tersebut telah melalui proses pemanggilan oleh Menteri Desa, Eko Putro Sandjojo dan dilakukan sesi tanya jawab. “Sudah dipanggil beberapa kali eselon 1 dan eselon 2 dilakukan tanya jawab dengan Pak Menteri dan di anggap tidak kapabel dalam tupoksinya masing-masing,” jawabnya saat dihubungi, Rabu (06/9).

Tidak hanya itu, menurutnya, para eselon yang dipanggil tersebut juga telah diberikan kesempatan selama 2 hingga 3 bulan, “ternyata mereka tidak kapabel,” katanya.

Gambar

Baca juga: Sekjen Kementerian Desa Di Duga Mengkoordinir Eselon Terkait Kasus WTP

“Jadi di istirahatkan trus nanti ada beding baru silahkan kalian pilih lagi di posisi mana. Waktu beding baru dengan pansel maka silahkan melamar kembali untuk jabatan baru,” terangnya.

Sementara dalam penelusuran yang dilakukan oleh sketsindonews.com, beberapa eselon yang berhasil ditemui menyatakan bahwa mereka tidak mengetahui alasan pemberhentian tersebut.

[highlight color=”blue”]Baca Juga: Mantan Staf : Ada Upaya Menteri Desa Memutus Kasus Suap, Selamatkan Sekjend

[/highlight]

“Kita mah tau-taunya di non jobkan aja,” jawab salah satu sumber saat berhasil dihubungi, Rabu (06/9).

“Ngga tau say apa-apa, sampai sekarang juga ga tau apa-apa,” tambahnya.

Saat ditanya apakah sebelumnya ada masalah dalam pekerjaan. “Untuk masalah, ga ada saya pak,” jawabnya singkat.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Mantan staf tenaga ahli Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD), Kemendesa PDTT), Billi mengatakan ada upaya untuk memutus kasus suap Pemberian Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang saat ini ditangani KPK oleh Menteri Desa PDTT.

“Saya menduga upaya rotasi eselon yang kemarin itu merupakan bagian dari upaya Menteri (Eko Putro Sandjojo) dan sekretaris menteri (Anwar Sanusi) dalam memutus kasus WTP kemarin,” ungkap Billi saat ditemui, di Depan Gedung KPK, Kamis (31/8).

Billi yang saat itu sedang menyaksikan adanya aksi Demo yang dilakukan oleh Pergerakan Mahasisiwa Anti Korupsi (PRI-ASI) juga mempertanyakan kenapa setelah terjadi kebakaran baru ada pelantikan. “Kebakaran terus ga lama ada pelantikan itu merupakan upaya agar Anwar Sanusi tidak kena,” ungkapnya.

“Menurut segeremengan-segeremangan di dalam kementerian dan sudah tidak jadi rahasia lagi bahwa itu memang sekenario Menteri dan Sekretaris Menteri untuk menghindari jeratan kasus wtp Atau memutus rantai,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Sekretaris Jenderal (Sekjend) Kemendesa PDTT, Anwar Sanusi belum berhasil dihubungi, beberapa panggilan telepon yang dilakukan tidak mendapat respon meski kontak tersebut aktif.

(Eky)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap