Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Gong Xi Fa Cai

Selamat Tahun Baru Imlek 2577

Semoga Tahun Ular Kayu 2026 membawa kemakmuran & kebahagiaan
2026
🧧🐍 Imlek 2577

Membangun Karakter dan Memperjuangkan Hak Anak

oleh
9.3K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Mengajar dan memperhatikan tumbuh kembang anak seakan menjadi kewajiban bagi Sri Yanti Suherman.

Bagaimana tidak, perempuan yang lahir di Pekanbaru, 1 Januari 1981 ini, selalu bersedia memberikan waktunya untuk mengajar dengan cara mendongeng kepada anak-anak yang kurang beruntung.

Serta aktif dalam berbagai kegiatan sosial seperti menjadi Relawan Sekolah Alterenatif Anak Jalanan (SAAJA) yang terletak di Kuningan, Rasuna Said, Jaksel sejak 2007 hingga saat ini; Chairman at Reach Komunitas Budaya Anak sejak 2011 hingga sekarang; serta menjadi Relawan Kampung Pemulung Gasong Menteng Pulo 2017, dengan kegiatan Mendongeng dan Parenting ibu ibu Kampung Pemulung.

Gambar

Segudang kegiatan wanita yang akrab disapa Ii/Pipi ini, tak lantas membuatnya melupakan kedua anaknya Nadhif Jilolo Zakhruf dan Mahera Auzora Zuhri, buah cinta dari pernikahannya dengan Fuad Maruf, sosok pria yang selalu memberinya semangat.

Dalam karir mengajar, Pipi yang memulai pendidikan di SD Baluel Pisangan Timur, 1986-1992; SMP Persahabatan Gading Raya 1992-1996; SMU 76 Cakung 1996-1999; lalu STIBA IEC Kampung Melayu 2003-2008 ini awalnya menjadi Asisten Guru sejak 1999-2004.

Dimana sejak tahun 1999 tersebut, Pipi juga sudah mulai bekerja di Early Preschool International School High Scope Indonesia, Kuningan hingga saat ini, dan resmi menjadi guru sejak 2004.

Pada 2015 lalu, Pipi yang mempunyai cita-cita “Membangun karakter anak , dan memperjuangkan hak-hak anak” menjadi Kordinator guru Di Early Preschool International School High Scope Indonesia.

Sementara untuk mengembangkan potensi mengajar, Pipi bergabung di komunitas guru belajar dan juga bergabung di temu pendidik nusantara 2017.

Dalam berinteraksi dengan murid-murid serta orang tua murid dalam bentuk Parenting, Ii yang di Kampung Penampungan dikenal sebagai Miss Pipi ini selalu memberikan kalimat penyemangat, yakni “Terus melangkah, belajar dan menebar kebaikan yang bermanfaat dengan potensi yang kita miliki”.

(Eky)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap