1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Memuliakan Tuhan Dengan Harta Milik

oleh
Foto ilustrasi. (Dok. Morelord)
11K pembaca

Pengkotbah 5:9-16

Renungan, sketsindonews – Dalam perspektif yang sama, rasul Paulus dalam suratnya kepada Timotius anak rohaninya juga menjelaskan tentang hidup yang terikat kepada uang dan kekayaan.

Rasul Paulus dalam pimpinan Roh Kudus menulis tentang hal itu demikian: “Karena akan segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka” – 1 Timotius 6:10.

Gambar

Mencari kebahagiaan hidup dengan mengejar dan memburu serta menumpuk uang, justru bukan membawa manusia untuk masuk ke dalam kebahagiaan, malah membuat manusia semakin jahat dan hidup dalam dukacita.

Berdasarkan paparan di atas, muncul sebuah pertanyaan: “Di manakah letak kebahagiaan hidup itu sebenarnya?” Pertanyaan ini juga mengemukan karena manusia ingin bahagia, sehingga mendorongnya untuk mendapatkan dan menemukan jawaban yang sebenarnya. Kitab Pengkhotbah memberi pertanyaan atas pertanyaan yang diajukan tadi.

Dalam perspektif penulis kitab Pengkhotbah membukakan suatu fakta realita kejahatan manusia atas manusia lain begitu dahsyat adanya. Jangan heran, kata Pengkhotbah, kemana pun engkau pergi engkau akan melihat orang miskin ditekan, keadilan diperkosa, kebenaran diinjak-njak.

Ini adalah satu realita yang menyedihkan dalam dunia ini.

Ketika korupsi merajalela, ketika ketidak-benaran justru dilindungi dan keserakahan diberi kesempatan mengumbar nafsunya, bahkan itu dilakukan justru oleh pejabat dan penguasa yang berada di pucuk yang paling atas, maka akan hancur dan habislah segala sesuatu. Namun bagian firman Tuhan ini memberikan satu pengharapan.

Pengkhotbah mengatakan, kalau satu negara, kalau satu perusahaan, kalau satu kehidupan, di pucuknya di atas dipimpin oleh seorang raja yang benar dan adil dan baik, dan orang menghormati dan respek kepadanya, maka ada pengharapan di situ.

Hal yang indah dan sangat berarti ketika kita mencintai Tuhan dan pekerjaan-Nya lebih dari segalanya termasuk uang dan kekayaan yang kita miliki.

Bukankah kekayaan yang kita peroleh itupun datangnya dari kekuatan dan pertolongan Tuhan?. Amen

(HKBP Ujung Menteng)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap