Jakarta, sketsindonews – Pedagang kurma Jalan KH. Mansyur Kebon Kacang Tanah Abang sejak puluhan tahun telah melanggar, namun tak bisa di pungkiri kawasan itu menganggu lintas selain terjasinya penyempitan jalan.
Siapa bertanggung jawab, lantaran kawasan secara perlahan menjadi legal karena unsur pedagang kurma dengan tenda merupakan warga lingkungan, pungkas Rochmad (35) pedagamg kurma. (28/8)
Kalopun macet memang karena ada parkir pula yang menjadi kawasan itu bisa macet parah, apalagi kalo hari Jum”at Masjid Al – Makmur jamaah juga parkir di bandar jalan.
Tak karuan jalan di kawasan ini selain memicu kemacetan arus lalu lintas juga menggangu akses menuju ke Kantor Pelayanan warga yang hendak ke Rumah Sakit Umum Daerah Kecamatan (RSUD) Tanah Abang.
Bukan Binaan UMKM
Sementara, Kasudin KUKMP Jakpus, Richard Bangun Hutagalung ketika ditanya soal PKL kurma di kawasan itu mengatakan, pedagang tersebut adalah pedagang liar bukan binaan Sudin KUKMP Jakarta Pusat.
“Kalau penertiban PKL dan parkir liar yang tertibkan pihak wilayah dan Sudin terkait.”
Kok nanya saya sih, Kalo kami pengajuan binaan itu kan dari unsur wilayah, dan ada syarat dari UMKM binaan itu tidak boleh melanggar, tandasnya
reporter : inong











