Sterilitas Kawasan Masjid Akbar Kemayoran Tantangan Bagi Pejabat Pengambil Keputusan

52.4K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Sterilitas kawasan Masjid Akbar dalam menjaga estetika, kerapihan jalan publik yang cukup ramai lintas publik menjadi tantangan bagi komponen institusi dan pejabat pengambil keputudan pemerintah, namun juga masyarakat sekitar untuk tidak mencoreng kawasan Masjid Akbar yang sudah tertata baik.

Masjid Albar merupakan iconic warga Kemayoran jika kembali di semutin sama para PKL, maka nilai kawasan kembali kesemrawutan menjadi citra buruk, ujar Andrew Parengkuan penghuni Apartemen. mediterinian.(20/10)

Isu akan kembalinya PKL yang dikordinir ormas tertentu setidaknya untuk menjadi perhatian semua pihak terkait dalam kordinasinya. Ada beberapa hal bagaiamana penataan yang sudah baik untuk di jaga dalam estetika kawasan bagi Kawasan Kemayoran lebih bermartabat selain lebih religius.

Gambar

sterilitas..kawasan.masjid.akbar.bko.doc

Apresiasi dari publik bagi pemerintah Kecamatan Kemayoran mendapat acungan jempol namun ini harus di dukung oleh para tokoh masyarakat dalam memberikan penyadaran secara kelembagaan bagi para oknum yang ingin kembali merusak tatanan yang sudah ada.

Koordinasi Antar Institusi

Pemerintah Kota dalam hal ini Walikota Jakarta Pusat untuk juga tidak diam dalam memberikan dukungan terhadap penataan kawasan sterilitas Masjid Akbar.

Pertama, dukungan moril serta BKO bagi menjagaan perlu di perluas selain persoalan logistik bagi peran instusi dalam menjagaan satpol pp serta pasukan gabungan untuk tidak tersendat.

Kedua, pihak Pusat Pengelola Komplek Kemayoran (PPKK) secara internal selaku penjaga asset perangkat security untuk juga memaksimalkan bersama Satpol PP. Bukan pula security PPKK menjadi penonton dan memperhatikan padahal sisi titik pkl menjadi tanggung jawabnya.

Ketiga, dalam antisipasi segala kemungkinan karena banyaknya “back up memback up’ maka kordinasi lintas sektoral sangat di perlukan baik bersama tim saber pungli, propam dan brimob dalam menjaga para oknum, untuk dapat di turunkan daam menjaga stabilitas, tandas Andrew.

PPKK sebagai pemilik asset juga seharusnya untuk tegas dalam prinsip dalam mendukung bagi para pelaksana di lapangan termasuk nternal PPKK juga harus melakukan inventarisir terhadap oknum internal yang ikut bermain.

Jika tidak kesiaan kawasan yang sudah baik akan sirna karena loyonya (comitmen) pihak PPKK dalam membangun citra keputusan pejabat menjadi taruhan pemerintah pusat, jelasnya.

Apa Kata Camat Kemayoran

Sementara Camat Kemayoran Herry Purnama yang di dampingi Lurah Kebon Kosong Syamsul Ma’arif dilokasi Masjid Akbar menyatakan, pihaknya telah lakukan koordinasi dan apel bersama dalam menghadapi sterilitas kawasan Masjid Akbar.

Koordinasi ini sangat penting untuk bagaimana menjalin penguatan kelembagaan atas azas kesepaham menjaga citra di semua lini, ujarnya. (20/10)

Kami secara sadar kekurangan personil Satpol PP walaupun BKO kita berlakukan hingga saat ini. Dukungan semua pihak sangat diperlukan dalam menjamin langkah – langkah persuasif terhadap pelaku instan.

Kami selaku pamong hanya menghimbau mari kita rubah wajah Kemayoran untuk menjadi kawasan tertib hukum dan mentaati larangan bukan karena kepentingan segelintir akhirnya berdampak bagi publik, tandasnya.

Tak ada yang tak bisa berubah jika semua pihak apa yang sudah benar untuk secara bersama tetap diluruskan, bukan yang sudah lurus di belokan seolah kami pemerintah tidak peduli kepada warga Kemayoran dalam mendukung wajah Kemayoran yang tertata indah.

Mari penilain masyarakat harus kita jaga dan menjadi contoh bagi masyarakat bahwa Kemayoran bukan hanya religius tapi warga yang berpendidikan serta ahlak yang baik bagi masyarakat lain, ujar Herry.

reporter : inong

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap