Jakarta, sketsindonews – perubahan iklim cuaca di wilayah DKI Jakarta yang sebentar lagi menghadapi masuk bulan November – Desember 2018 di perkirakan curah hujan dan angin akan sangat tinggi selain menimbulkan kerawanan genangan serta pohon tumbang.
Walikota Jakarta Pusat Bayu Meghantara telah secara dini mengingatkan para SKPD, Lurah Camat untuk mempersiapkan antisiapasi dari dampak musim hujan dalam rapim beberapa waktu yang lalu.
Dari mulai lingkungan peran SDA harus mulai terus melakukan mengurasan saluran lingkungan untuk tidak terjadi pada lingkungan padat teradi genangan selain penggerakan potensi warga.
Begitu pula fungsi jalan akan terjadi pengupasan karena hujan untuk segera di lukakan titik oleh pwtugas satpel Bina Marga.
Karena itu dalam mencegah rawannya korban bagi pelintas kendaraan motor selain kini sudah terlihat jalan bergelombang, terang Bayu.
Lintasan Rawan Pohon Tumbang
Sememtara pantauan sketsindonews banyak pohon – pohon dan ranting berbatang tumbuh dijalan kini banyak di biarkan, hal ini sangat berbahaya bagi pengendara lintas jalan.
“Sudin Kehutanan dan Pertamanan Kota Jakarta Pusat setidaknya dalam kondisi ini harus mulai melakukan penopingan bahkan pemotongan pohon yang rentan tumbang untuk di pangkas, ujar Joko Sardjono aktivis lingkungan.(30/10)
Terlihat di sekitar Kantor Walikota Jakarta Pusat tetlihat pohon dan ranting menjurai tak di potong oleh pihak Sudin Pemakaman.
Pihak BMKG pun telah mewarning dan mewanti kerwanan pohon tumbang, jangan sudah tumbang dan menimpa serta ada korban baru mereka bergerak, kan tidak jiga anggaran toping itu kan rutin bertujuan sebagai langkah antisipasi, terangnya
Jangan ada TL dari warga itu pun lama bertindak, apalagi untuk melakukan penyusuran terkait rawannya pohon tumbang itu sudah harus di lakukan eksekusi, tambah Joko.
reporter : nanorame






