Hutan Kota PPKK Akan di Tata Menjadi Kawasan Publik Senilai 26 Milyar

oleh -54 Dilihat
oleh

Jakarta, sketsindonews – Pusat Pengelola Komplek Kemayoran (PPKK) terus berbenah terhadap penataan bina lingkungan sejak diangkatnya Dirut yang baru yang saat ini di jabat Medi Kristanto menggantikan Dwi Nugroho Dirut sebelumnya.

Kawasan asset PPKK yang memiliki lahan seluas 454 Ha kini terus berbenah terhadap prioritas program, diantaranya pada tahun 2019 Kawasan Hutan Kota dengan luas mencapai 22 Ha akan menjadi ikon interaksi publik dengan fasilitas diantaranya : sarana olahraga joging track dan jalur sepeda sepanjang 4 KM, alam terbuka, wisata air (danau), hingga fasilitas challenger (sport) serta hewani bagi edukasi keluarga.

Menurut sumber PPKK, kawasan hutan kota yang terletak bersebelahan dengan area golf saat ini baik pendestrian jalannya terus diperbaiki untuk tampil lebih beda untuk nantinya dapat menjangkau publik sebagai sarana wisata olahraga kota dengan berbagai fasilitas, tukasnya. (10/12).

Gambar

jogging.track.jlr.sepeda.hutan.kota.ppkk

Pembangunan Hutan Kota pada tahun 2019 akan menelan biaya sebesar 26 Milyar untuk membangun fasilitas yang ada selain memaksimalkan rumah pompa menjadi lebih berfungsi serta recovery danau yang ada.

Kedepannya pengelolaan management PPKK baik internal dan eksternal akan berubah tampilan secara prioritas phisik pembangunan terhadap view yang ada hingga menjadi benar menjadi kawasan terbuka dengan menjaga nilai ekosistem lingkungan.

Selain iru konsep pembangunan hingga wisata kuliner nantinya juga menjadi prioritas bagi gerakan ekonomi selain penjagaan asset untuk normalisasi pemanfaatan fungsi kawasan Kemayoran menjadi seimbang, papar sumber.

“Memang banyak hal yang harus kami lakukan terhadap persoalan PPKK, namun dengan pendekatan antar instansi pemerintah, masyarakat niscaya nilai kemayoran nantinya akan berestetika menjadi lebih berkembang seiring pembangunan kota yang strategis yang terus berkembang, tutup sumber.

reporter : nanorame

No More Posts Available.

No more pages to load.