Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

Rumah Komisioner KPK Laode di Lempar Bom Molotov, Presiden Jokowi Harus Ungkap Pelaku Teror

5.2K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Kembali teror bom di alami oleh anggota komisioner KPK, kali ini rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarif ada bom molotov sebelumnya rumah Ketua KPK Agus Rahardjo yang di duga yang diduga dilempar hingga menyebabkan bekas hitam di dinding bagian depan rumah Syarif.

Penyidik KPK Novel Baswedan kembali menaruh asa pada Presiden Joko Widodo (Jokowi) demi pengungkapan semua teror yang terjadi pada KPK.

Dua kasus teranyar pimpinan lembaga antirasuah itu diteror secara jelas.

Gambar

“Kita doakan semoga presiden kita punya keberanian untuk mengungkap semua teror tersebut, yang dengan diungkapnya teror-teror itu maka semoga tidak terjadi lagi,” ucap Novel kepada media. (9/1)

Novel menyinggung tentang deretan teror pada pegawai KPK hingga saat ini menimpa pimpinan. Dia menyebut sudah jelas teror itu bukan lagi menyerang pribadi tetapi lembaga KPK.

“Yang perlu diketahui bahwa ada beberapa pegawai KPK yang juga diteror tetapi sampai sekarang tidak pernah terungkap, juga tidak pernah dilaporkan untuk diproses. Dengan adanya serangan tersebut semakin jelas bahwa serangan-serangan seperti itu pada dasarnya adalah serangan terhadap KPK,” ucapnya.

“Karena semua teror terhadap orang-orang KPK tidak ada satu pun yang terungkap, maka ini harus menjadi perhatian pemerintah. Perlu keberanian untuk bisa ungkap semua teror-teror terhadap KPK sebagaimana saya sampaikan,” imbuh Novel.

Sebelumnya, ditemukan benda mencurigakan seperti bom rakitan di rumah Ketua KPK Agus Rahardjo. Polisi pun langsung melakukan pemeriksaan di lokasi.

Selain itu, Wadah Pegawai (WP) KPK juga turut angkat bicara. Ketua WP KPK Yudi Purnomo Harahap menyebut teror pada pimpinan tidak menyurutkan semangat pemberantasan korupsi.

“Bahwa teror-teror kepada pimpinan KPK dan pegawai KPK tidak akan pernah menciutkan nyali kami dalam memberantas korupsi di negeri ini malah justru makin memperteguh semangat kami bahwa korupsi harus dibasmi apa pun risikonya, tentu dengan dukungan rakyat Indonesia,” kata Yudi secara terpisah.

“Presiden Joko Widodo harus dapat membongkar berbagai upaya pelemahan KPK melalui teror kepada pimpinan KPK Agus Rahardjo dan Laode M Syarif saat ini maupun pegawai termasuk kasus penyerangan terhadap penyidik senior Novel Baswedan,” tandas Yudi. (##)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap