Jakarta, sketsindonews – Warga Kepulauan seribu merasa yakin sejak kepimpinan Bupati Husein Murad bisa memberikan warna baru dalam meningkatkan peran ekonomi, sosial dan budaya khususnya bidang pariwisata selama ini terus semakin meningkat.
Terutama perubahan Kepulauan seribu terus ditata dan telah dirasakan manfaatnya oleh warga karena pemikiran serta ide sang Bupati Husein Murad bisa menggerakan perubahan terhadap spot – spot destinasi terus dilakukan, ujar Rojali (54) seorang penggiat budaya.(28/3)
Menurutnya, sejak Husein Murad dipercaya memimpin Kabupaten Kepulauan Seribu pada 5 Juli 2018, secara cepat kepulauan seribu semakin berubah dan maju. Warga pun secara partisipatif terbangun dalam mendorong serta mengembangkan peran pawisata bahari bagi wisatawan, ujar Rojali.
Bupati Husein Murad bersama seluruh komponen masyarakat telah membangun sejumlah titik kawasan untuk di percantik, dantaranya membangun sejumlah spot swafoto baru yang tersebar di sejumlah pulau. Misalnya di Pulau Kelapa ada Perahu Khole, Pulau Tidung ada Mahligai Cinta dan Gembok Cinta serta Pulau Harapan ada Taman Menunggu Dirimu sekaligus disaksikan oleh masyarakat dan para penggiat travelling.
Sementara Bupati Husein Murad kepada awak media menyatakan, peran partisipatif warga serta bersama pemerintah Lurah Camat untuk terus kami dorong dalam menciptakan perubahan spot spot destinasi sebagai wujud keindahan kenyamanan peran pariwisata, tukasnya.
“Jadi, jika para turis lokal dan mancanegara visit kepulauan seribu banyak pilihan untuk berkelililing selain menikmati pemandangan dan sekaligus berselfi ria (swa foto) terhadap objek Wisata”.
Semua sudut harus tercipta dengan bersih, indah selain tempat yang sudah tersedia begitu nyaman, kata Murad.
Wisatawan yang ingin datang ke Kepulauan Seribu biasanya berangkat dari Pelabuhan Muara Angke dengan menaiki kapal motor kayu bertarif Rp 50.000 per orang. Jika ingin menaiki kapal cepat, wisatawan bisa melalui Pantai Marina Ancol dengan tarif Rp 270.000 per penumpang.
Pada umumnya, mereka yang berkunjung ke Kepulauan Seribu mengikuti paket wisata murah yang meliputi biaya penginapan, konsumsi, wisata snorkeling, telusur pulau-pulau sekitar, dan transportasi pergi-pulang Muara Angke – Kepulauan Seribu.
Tak heran, jika kebanyakan wisatawan adalah anak-anak muda dan kalangan backpacker dengan stay di rumah warga maupun guest house di dengan paket yang terjangkau.
Untuk wisata snorkeling, wisatawan bisa datang Pulau Kayu Angin Genteng, Pulau Macan, Pulau Perak, dan Pulau Putri, Jembatan Cinta sekaligus para pelancong (turis) juga bisa menikmati suasana sore menunggu terbenamnya matahari sambil duduk dengan spot – spot yang sudah terbangun di Kepulauan Seribu, tutup Murad.
nanorame







