Jakarta, sketsindonews – Kabupaten Kepulauan Seribu oleh Pemerintah telah di tunjuk menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) sektor andalan Provinsi DKI Jakarta di bidang sumber pariwisata tentunya perlunya seorang pemimpin bertangan dingin “terampil” dengan banyak ide dan gagasan secara aplikatif.
Husein Murad sejak ditunjuk oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswrdan menjadi Bupati Kepulauan Seribu secara perlahan kawasan terus di genjot dalam satu konsep satu gerakan menjadi satu cara bagaimana peran partisipatif masyarakat terlibat langsung dalam menata kawasan mempunyai arti bila orang melihat.
Menurut Husein Murad, Pulau Seribu dalam penataan menjadi sangat penting membangun sudut pariwisata, namun perlu di sadari anggaran bukan menjadi tak sangat penting, jika tak di imbangi oleh peran masyarakat secara langsung, ungkapnya.(6/7)
Dirinya sejak memimpin pulau seribu telah menunjukan dasar – dasar kepada warga nya untuk bersikap bahwa membangun wisata tentunya nilai kebersihan menjadi pangkal penting bagi prilaku hunian serta membangun spot lingkungan menjadi terlihat 1000 warna indah, ucapnya.
Pantauan sketsindonews juga sangat terkejut saat Husein Murad baru saja tiba ternyata tak langsung menuju Kantor Kabupaten selain dirinya melihat semua sudut jalan bahkan pinggiran laut hingga pinggiran dermaga.
Ternyata sang Bupati Murad tiba – tiba berhenti sambil membungkuk dan memungut sampah kecil – kecil yang dilihat kurang pantas dengan tangannya langsung membuang ke tong sampah.
Kemudian dia pun terus bergerak kesemua halaman hingga memeriksa sudut sudut penting yang tidak pantas untuk di letakan sesuai estetika.
Murad berbisik saat sketsindonews mendampingi, Inilah cara saya menggugah hal memantaskan bagi siapa saja bahwa peran wisata tak hilang dari budaya bersih, dan ini yang setiap hari saya terapkan, terang Murad.
Kami pun sangat terkejut saat Murad juga memeriksa hal lain toilet, air, kamar mandi, hingga terlihat staff tergopoh, apakah yang di periksa sang Bupati baik atau tidak.
Salah satu staff Pak Bupati memang sangat detail dan itu selalu dilakukan dimana saja bahkan kadang dengan tangannya sendiri melakukan itu, kata staff.
Ia (Bupati) sangat disiplin dan tak segan mengajarkan serta berbicara dengan siapa saja walaupun hanya seorang pegawai cleaner, bahkan dengan meminta ponsel memfoto orang tersebut.
Indah kan kata, Murad. “Tanya nya”, Itulah satu bukti bahwa dengan menata kawasan ini menjadi objek orang untuk mendapatkan sesuatu nilai dari sumber objek berswafoto, ucapnya.
“Nature terlihat semua bisa di jadikan objek orang tertarik terlebih di rangkai daya magis karena sentuhan alam, seperti hasil abrasi laut hanya sedikit menata telah menjadi bentuk paparan semenanjung pantai indah hingga pengunjung wisatawan asing sangat menyukai untuk menjemur.
Sebut Pulau Karya ini hanya dalam waktu singkat hasil partisipatif masyarakat telah menjadikan produk tampilan baru objek wisata. Inilah yang kerap kita ajarkan kepada seluruh masyarakat untuk secara bersama membangun kreasi semunya bisa menjadikan peluang unggulan, jelas Murad.
nanorame






