Jakarta, sketsindonews – Bentangan soanduk larangan parkir sesuai Perda No 5 Tahun 1999 begitu besar dan terbaca Bola kita melintas di beberapa titik jalan Wahid Hasyim Hasyari depan Roxy Mas dan sekitarnya. Namun kawasan itu bukan saja parkir illegal lebih dari pada kaki lima juga kuasai bandar jalan di tiga titik berbeda.
Kondisi bukan saja crowded kawasan sejak lama, walaupun Sudin Dishub kerap lakukan operasi Terpadu Antar Unit Sektoral hasilnya sepertinya belum maksimal membuat jera para pialang parkir untuk tetap melakukan pelanggaran bisnis parkir Roxy Mas.
Apa menjadi penyebab sehingga kawasan itu tak tuntas, ujar Faiz pengunjung Roxy Mas kepada sketsindonews. (5/8)
Menurut Faiz, penjagaan oleh Tim Dishub tidak menjaga penuh berbeda dengan kawasan lain seperti ITC Cempaka Mas sekarang ini lebih terib karena koordinasi pihak pengelola dan posko dibentuk secara permanen kawasan itu, terangnya.
Hal lain, para jukir musiman pun telah diwarning secafa keras oleh aparat untuk secara sangsi hukum setidaknya harus diberlakukan dalam sidang jika diketemukan pungli parkir terlibat.
Plank P Merah Senen Timbulkan Polemik
Pantauan sketsindonews parkir liar di kawasan Senen samping stasiun juga demikian padahal kawasan itu jelas “plank P” merah telah tertanam di lokasi namun penjagaan kawasan itu begitu terbuka sepertinya menjadi legal.
Ketua Lembaga Pemantau Penyimpangan Aparatur Daerah (LP2AD,) Victor Irianto Napitupulu (VIN) menyatakan, kondisi kawasan itu cerita parkir jalan di areal perumda Pasar Jaya jelas nyata Sudin Perhubungan Jakarta Pusat melakukan pembiaran areal parkir tepi jalan samping terminal, tandasnya.
Kalau memang tidak bisa dikendalikan oleh pihak Sudin, kuat dugaan asumsi saya ada oknum yang bermain (oknum tersebut bisa saja kerja sama sama Perumda Pasar Jaya.
Informasi diterima bahwa areal
tersebut menghasilkan uang lebih kurang 150 juta/ bulan sebuah angka fantastis kenapa pertanyaan kawasan itu tidak dikelola oleh Pemda DKI Jakarta.
Kalau DKI mau, areal tersebut buat aja P (biru) dengan waktu tertentu. Alhasil, DKI bisa menyelamatkan PAD 150 juta/ bulan, terang Victor.
Jadi, kalau P (merah) tidak bisa dirubah menjadi P (biru). Status Harlem Sudin, Faisol Ka. UP Parkir, dan pengelola areal senen wajib ditinjau kembali oleh Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan, tutup VIN.
nanorame










