Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

KerBak Massal Kebon Kosong, Membangun Gerakan Bersih, Bagaimana Wilayah Lain…

oleh
oleh
378 pembaca

Jakarta, sketsindonews – Kerbak Massal yang dilakukan Kelurahan Kebon Kosong Kecamatan Kemayoran sudah merupakan tradisi dalam memacu perubahan lingkungan dengan partisipasi warga aktif dalam mencerminkan fungsi goyong royong.

Bagaimana dengan wilayah lain, padahal banyak lingkup wilayah lain Kelurahan dan Kecamatan melakukan metode yang sama dalam menciptakan peran sinergisitas antara pemerintah, swasta dan masyarakat membangun karakter perubahan lokal, ungkap seorang PNS di lingkaran Pemprov DKI yang tak disebut namanya.

“Banyak sskali lingkungan padat serta kumuh bukan hanya mengandalkan pemerintah saja seperti lingkungan Johar Baru serta Tanah Abang nota bene meliputi Kali Sentiong serta Kali BKB Tanah Abang untuk dibenahi dengan gerakan lingkungan massal’.

Gambar

Ia menambahkan, Kebon Kosong dengan gerakan cinta lingkungan yang di motori Joko Sardjono sebenarnya membangun lingkungan masyarakat untuk terus diedukasi secara baik dalam tanggung jawab problematika etalase Kota yang tadinya kumuh untuk dirubah oleh warga lokal itu sendiri.

Dan itu terus dibangun, pertanyaan saya juga sama bisakah itu dibangun kesadaran warga oleh peran RT-RW, organisasi lain serta warganya melihat kondisi Jakarta modern ternyata masih ada wajah penampilan kurang baik tetap dibiarkan, ucap Dia.

KerBak Warga Lokal Kebon Kosong Bangun Stigma

Sementara dalam kegiatan aksi bersih-bersih di lima zona Kebon Kosong tadi pagi yang terbagi dari tiga RW antara lain meliputi RW 06, 07 dan 010 ini dipimpin langsung orang nomor satu dilingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, H. Bayu Meghantara.

H. Bayu Meghantara memimpin apel terlebih dahulu berlangsung dibilangan Jalan Penghubung Angkasa Pura RT 014 RW 06 dengan jumlah peserta apel sebanyak tiga ratus masyarakat dan aparat pemerintah serta sektoral terkait.

Bayu Mega mengatakan, kegiatan kerja bakti massal ini merupakan hal yang biasa dan sering dilakukan oleh pemerintah dan warga masyarakat.

“Kerja bakti ini harus menjadi pekerjaan yang biasa dan Pemkot Jakpus berharap warga dapat bergotong-royong melaksanakan kegiatan aksi bersih-bersih seperti ini,” itu sangat positif bagi wilayah secara tata lingkungan dengan mencipaakan satu gerakan secara kongkrit, ungkapnya.

Dilain pihak Lurah Kebon Kosong, Samsul Ma’arief menambahkan, ketika ditanya konsep kerja bhakti massal dengan warga peduli menyatakan, konsep ini dalam gotong royong massal, mudah-mudahan dapat dipertahankan untuk menjadi tradisi, tuturnya.

Efeknya, wilayah kebon kosong dapat tertata, rapih dan nyaman. Meskipun di wilayah Kebon Kosong sebagian besar merupakan aset lahan Pusat Pengelola Komplek Kemayoran (Sekneg) RI.

nanorame

No More Posts Available.

No more pages to load.

Baca konten dgn suara
Speed: 1x
Ready