Jakarta, Sebuah tembok “Berlin” pagar pembatas yang tadinya tertutup dalam satu lingkungan RW 04 Kelurahan Kartini Kecamatan Sawah Besar Jakarta Pusat akhirnya di bongkar setelah warga lingkungan meminta tembiok itu dirubuhkan.
Inklusifisitas tembok itu terlihat menjadi pembatas antar warga dengan hampir 19 tahun berdiri kokoh akhirnya akses publik itu kembali di buka menjadi jalan pertigaan jalan Kartini VI dengan meliputi RT 011 dan RT 013 – RW 04 Kelurahan Kartini.(27/9)
Menurut keterangan Kasatpol PP Kecamatan Sawah Besar mengakui, eksekusi itu atas usulan warga lingkungan, sehingga berjalan dengan baik terlebih tembok yang dirubuhkan menjadi fungsi jalan tembus, pungkasnya.
Panjang tembok itu sekitar 8 meter dengan tinggi 2 meter serta lebar jalan 8 meter sehingga kawasan itu bisa menjadi akses terlewari publik antar lingkungan.

Jadi pembongkaran ini istilahnya normalisasi atau mengembalikan fungsi jalan sesuai peruntukan dari jalan komplek kembali menjadi jalan umum. Ada tujuh satgas BM Kecamatan Sawah Besar yang ikut membantu kegiatan pembongkaran selain pihak Satpol PP dan PPSU, ucap Sugiarso.
Menurut sumber sketsindonews awal dasar itu tembok dibangun saat itu menjadi alasan pengamanan sehingga terlihat kawasan itu terbagi (inklusif). Warga akhirnya menyadari fungsi jalan itu menjadi kendala selain tak bisa melintas padahal dalam satu lingkungan RW, ucap sumber.
Hadir pada pembongkaran tembok tersebut Camat Sawah Besar Prasetyo Kurniawan, Lurah Kartini Samuel serta warga sekitar turut menyaksikan prosesi pembongkaran tembok.
Harapan warga sekitar usai tembok ini di bongkar dan menjadi pertigaan jalan pihaknya meminta jalan itu untuk di sama ratakan karena tinggi jalan yang berbeda, ujar sumber warga.
nanorame













