1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Menkes Bersama Dirut BPJS Bahas Defisit Dengan Gerakan Moral

8.3K pembaca

Jakarta,sketsindonews – Kunjungan kerja Menteri Kesehatan dr.Terawan Agus Putranto dalam kordinasi permasalahan bersama BPJS Pusat banyak hal dibahas keterkaitan dengan kebijakan serta sistem BPJS berkelanjutan dan rasional.

Menurut Direktur BPJS Fachmi Idris kepada awak media menyatakan, banyak hal dibahas oleh Pak Menteri untuk diskusikan banyak hal termasuk sistem harga obat, harga alat kesehatan serta kebijakan yang akan diambil nantinya oleh para Menteri terkait, tukasnya dikantor Pusat BPJS Jalan Jendral Soeprapto Kav 20.(25/10)

Ini akan banyak kordinasi dengan para Menteri dalam kelanjutan BPJS dimasa mendatang dengan 3 Kementerian, baik Menteri Keuangan, Menteri Kesehatan dan PMK nantinya akan dibuat tim kerja kecil untuk bergerak, ucap Fachmi.

Gambar

Banyak hal BPJS sudah lakukan hadir ditengah masyarakat dan lebih banyak fakir miskin baik pegawai negeri, TNI /Polri sudah dilakukan oleh negara.

Secara detail Menteri Kesehatan Terawan telah banyak diskusi bersama BPJS terkait dengan defisit pendapatan dimana publik sudah mengetahui persoalan masyarakat untuk diselesaikan secara bersama.

Salah satunnya ucap Menkes, pihaknya akan mencoba melakukan gerakan moral dengan cara memberikan gaji pertama pribadi saya dan tune in untuk secara rela diberikan BPJS dan pula menggerakan Kementerian Kesehatan untuk melakukan hal sama untuk mengawali secara masif

Saya hanya himbau secara pribadi untuk itu ini untuk dibahas agar tidak terjadi kesalahan dalam melanggar aturan sehingga kontribusi ini bisa sepenuhnya ditangani BPJS.

Tim kecil akan mengambil langkah – langkah strategis kaitan defisit BPJS untuk mengurai satu persatu seperti masalah tagihan jantung hingga 10 Trilyun (Perki dan KKF) akan kami panggil terhadap optimalisasi manfaat dengan penyelesaian masalah.

Bukan tindakan manfaat tapi mengoptimalkan manfaat itu yang kita lakukan dalam kerja untuk kesejahteraan masyarakat secara rasional, tutup Menkes.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap