1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Perajin Masker di Pamekasan Meraup Penghasilan Jutaan

oleh
8.9K pembaca

Pamekasan, sketsindonews – Rifkiyatul Muharram, perajin masker ecoprint di Kabupaten Pamekasan, meraup penghasilan puluhan juta selama pandemi virus corona (Covid-19). Apabila diangkakan mencapai di atas Rp 10 juta.

Ceritanya, wanita asal Dusun Tambung Taok, Desa Tobungan Kecamatan Galis tersebut, tidak punya keinginan jadi perajin masker, namun sehari-harinya jadi tukang jahit. 

Di tengah pandemi virus corona, peluang ini tidak disia-siakan, sebab wanita yang akrab disapa Rifki tersebut tetap mempekerjakan masyarakat. Hanya karena keadaan, akhirnya menuntut untuk memproduksi masker. 

Gambar

Rifki mengaku mulai menjahit masker kain sejak akhir bulan lalu. Ia beralih untuk memproduksi masker kain bukan karena mengejer keuntungan. Namun mencari celah untuk tetap survive dan modal usahanya tetap bisa berputar.

“Berkat memproduksi masker kain, modal usaha saya terus berputar dan roda ekonomi tetap jalan,” kata dia, Sabtu (11/4/20).

Menariknya, masker ecoprint ini dapat dipesan sesuai selera. Terutama pada corak motif warna masker. Masker buatannya hingga kini diborong banyak pemesan. 

Masker kain buatannya dijual Rp 4 ribu per pcs. Menurut dia, sudah banyak masker buatannya yang sudah laku. Jumlahnya kisaran 2000 masker, sementara 4000 masker lebih masih dalam proses garapan. 

“Pesanan itu kami targetkan segera selesai,” ujar ketua Muslimah Craft Center (MCC) Pamekasan ini. 

Rifki mengungkapkan, ada kebahagiaan tersendiri dari upaya banting setir ke pembuatan masker kain. Sebab dari usahanya itu, ia masih dapat memberdayakan masyarakat. 

Dengan demikian, walau produksi lainnya ada yang terhambat, namun Rifki dapat menggarap peluang lain dengan keuntungan yang sama. 

“Alhamdulillah dari usaha ini, kami bisa mempekerjakan masyarakat sekitar. Sejauh ini sudah ada delapan orang yang bekerja di sini,” pungkasnya.

(nru/skt) 

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap