Jakarta, sketsindonews – Wihara Tri Ratna di jalan Lautze No 64 Kelurahan Kartini selama ini menjadi tempat peribadatan umat Budha akhirnya disegel oleh Satpol PP Kecamatan Sawah Besar atas tuntutan warga Kartini Kecamatan Sawah Besar Kota Jakarta Pusat.
Warga Kartini meminta management tata kelola Wihara tersebut sepertinya telah banyak merugikan amanah bagi kepentingan umat.
“Seperti kasus distribusi paket sembako bagi warga sekitar telah digelapkan oleh pihak para suhu, dimana diperkirakan distribusi paket untuk warga terjadi penyelewengan oleh para suhu Wihara Tri Ratna,” ungkap Ketua LMK RW 06 Nico kepada sketsindonews.com, Sabtu (12/9/20).
Lanjut Nico, kondisi sebelum pandemi Wihara Tri Ratna sejak lama telah banyak peduli lingkungan terlebih saat kondisi pandemi covid -19.
“Namun kini di lingkaran internal wihara sudah banyak oknum para suhu memanfaatkan niat tidak baik dalam mengatur bantuan sengaja digelapkan dari para donasi umat,” tandasnya.
Indikasi penggelapan paket sembako tersebut menurutnya, hingga ribuan paket, sudah menjadi bukti pemanfaatan oleh amanah umat.
“Kami meyakini pimpinan wihara Tri Ratna juga tahu itu, biar saja soal ini kami (warga) yang ungkap,” tantang Nico.
“Hakekatnya warga meminta para suhu Wihara harus dibersihkan dari oknum di dalamnya dengan memanfaatkan kondisi yang ada. Secara fisik Wihara yang sudah bagus ini tapi bobrok mental dalam kepedulian umat yang selama ini banyak membantu lingkungan sekitar,” ujar Nico.
“Hal lain merembet pada soal penyegelan wihara dikarenakan kami minta atas nama warga akibat adanya penyemaran lingkungan pembakaran kertas hingga kelingkungan di harapkan pengurus wihara tahu akan dampak untuk senantiasa disediakan sarana prasarana sesuai dengan UU amdal,” tutup Nico.
(Nanorame)










