Jakarta, sketsindonews – Untuk kesekiankalinya warga Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran Jakarta Pusat tepatnya di RT 05 – RW belakang pos polisi terjadi kebakaran.
Menurut Joko Sardjono Aktivis Lingkungan, kejadian kebakaran terjadi pada pukul 14.00 WIB, Minggu (1/10/20), diketahui petugas Gulkamat Kebakaran Kecamatan Kemayoran sekitar 15 menit kemudian tiba di lokasi dengan dibantu Unit Gulkamat Sudin Kota Jakarta Pusat.
“Hal ini sungguh satu musibah, di perkirakan 14 KK dengan capain jumlah 60 jiwa untuk kedua kalinya beberapa bulan lalu, dimana warga sedang alami masa sulit pandemi covid – 19 yang belum tuntas,” ujarnya.
“Ini warga marginal dan itu terjadi karena sistem pemerintah yang belum menuntaskam upaya pembenahan sektor lahan milik warga hingga infrastruktur selama ini terus terabaikan,” tukasnya.
Ia meminta Gubernurn DKI Jakarta Anies Baswedan untuk melihat langsung apa yang terjadi di wilayah Kebon Kosong. Selain pula Anies untuk merampungkan serta membenahi asset milik warga yang belum tuntas, selain kini pula mengalami musibah kebakaran yang berdampak pada ekonomi keluarga.
Sementara dalam musibah ini pihak pemerintah Kecamatan Kemayoran bersama warga lakukan upaya evakuasi dengan membuat posko bantuan di SMKN 21serta Musholah sebagai sarana tinggal sementara.
Joko menambahkan, sebagai upaya membantu para korban musibah pihaknya bersama para Anggota Karang Taruna 06 telah membentuk posko donasi untuk korban agar kondisi beban warga dapat dibantu oleh para dermawan.
Sebagai catatan musibah terjadi diatas, marilah kita segenap ulurkan bantuan untuk para korban. Dengan Karang Taruna 06 menerima bantuan berupa:
Uang Pakaian layak pakai, Seragam sekolah, Selimut, Alat sholat, Perlengkapan bayi, Makanan cepat saji dengan menghubungi 085717197944 (Qorina), No. Rek 8770633312 (BCA a.n. Qorina Sufia).
(Nanorame)











