‘Save Bupati Omaleng’, Suku Amunge Deklarasikan Diri

oleh
35.9K pembaca

Timika, sketsindonews – Sekelompok masyarakat dari suku Amungme deklarasikan ‘Tim Solidaritas Save Bupati Omaleng’.

Dalam siaran pers yang diterima, Minggu (29/11/20), deklarasi tersebut dilakukan menyikapi beredarnya pemberitaan yang terkesan menyudutkan Bupati Timiki terkait dugaan korupsi pada pembangunan Gereja Kingmi Mile 32, Mimika, Papua.

Ketua Tim Solidaritas Save Bupati Omaleng, Nalio Jangkup menuturkan bahwa pembentukan tersebut merupakan langkah dukungan dan bentuk cinta terhadap Bupati Timika, Eltinus Omaleng.

“Selama ini pemberitaan media begitu gencar mengarah pada Bupati Eltinus Omaleng, namun sayangnya hal ini tidak diimbangi dengan pemberitaan klarifikasi kepada pihak Bupati,” paparnya.

Namun, dia menambahkan, “Seharusnya dalam pemberitaan media itu harus ada keseimbangan, tetapi disini kami melihat media-media tersebut hanya berada disatu sisi saja.”

Nalio mengungkapkan bahwa pihaknya tidak dapat menerima tuduhan-tuduhan yang diarahkan kepada Bupati. Terlebih, kembali Nalio menekankan, bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima upaya klarifikasi.

“Maka kami menganggap ini adalah serangan politis yang tidak mendasar, namun masif dan sistematis,” tegasnya.

Lebih jauh, Nalio memaparkan bahwa Bupati Eltinus Omaleng adalah putra asli setempat yang juga merupakan sosok teladan, panutan, dan seorang Kepala Suku Besar juga di Amungme.

“Sehingga kami tahu pasti bahwa beliau tidak akan melakukan perbuatan seperti yang disangkakan tersebut,” katanya.

Untuk itu, Nalio menekankan bahwa apa yang mereka lakukan saat ini merupakan kesadaran, dimana kepala suku yang juga sekaligus Bupati, didiskriminasi oleh beberapa media.

“Nantinya tim ini akan bekerja dan memberikan informasi, kebenaran serta fakta yang berimbang,” ujarnya.

Terakhir, Nalio berharap agar kasus gereja tidak dijadikan alat untuk menyudutkan Bupati demi kepentingan pribadi dan jabatan.

“Kami berharap kasus gereja tidak dijadikan alat untuk serangan terhadap Bapak Bupati, terlebih dipakai oleh oknum-oknum tertentu untuk kepentingan pribadi dan jabatan,” tandasnya.

(Eky)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap