Kajari Sinjai Ajak Masyarakat untuk Mendukung Program Vaksinasi

oleh
61.9K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Tingginya penyebaran virus korona di Indonesia membuat pemerintah dengan sigap memberikan vaksinasi kekebalan tubuh terhadap masyarakat. Tujuannya untuk melindungi manusia dari kuman yang konon berasal dari Kota Wuhan, China.

Meski demikian vaksin Sinovac tersebut bukanlah satu-satunya alat proteksi sebagai pelindung, melainkan kedispilinan masyarakat yang lebih diutamakan dalam menerapkan protokol kesehatan.

Seperti yang dilakukan forum koordinasi pimpinan daerah alias Forkopimda Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Para pemangku kebijakan itu, hari ini melaksanakan kegiatan vaksinasi di Rumah Sakit Umum Daerah Sinjai. Mereka terdiri dari unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama serta masyarakat.

Gambar

Menurut keterangan Ajie Prasetya SH MH selaku Kepala Kejaksaan Negeri Sinanji, mengemukakan dari pemeriksaan tahap awal sebelum vaksin anti bodi diberikan kepada Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa SH LLM. Ternyata yang bersangkutan pernah terpapar virus korona. Sehingga petugas medis pun menyatakan sang bupati belum bisa diberikan vaksin Sinovac.

“Dari hasil screening awal petugas medis mengatakan bupati tidak lolos untuk diberikan vaksin sinovac, karena beliau pernah terpapar virus korona,” kata Ajie bisa disapa kepada sketsindonews.com, Senin (1/2/21) melalui sarana whatsapp.

Ia menerangkan dari unsur Forkopimda, hanya Kapolres, Dandim, dan Kajari Sinjai yang lolos untuk diberikan vaksin anti bodi.

Saat ditanya mengenai akibat dari pemberian vaksin Sinovac ke dalam tubuh. Ajie hanya menjelaskan dirinya hanya merasakan sedikit pegal terutama dibagian lengan bekas suntikan. “Hanya sedikit pegal dibagian lengan bekas suntikan. Selebihnya biasa saja,” aku dia.

Ajie berpesan, bahwa vaksin ini aman dan halal, karena telah lolos uji klinis dari Kementerian Kesehatan, Kementerian agama, Majelis Ulama Indonesia dan Badan Pengawas Obat dan Makanan. Untuk itu masyarakat diharapkan yakin untuk mengikuti program vaksin.

“Kami Forkopimda telah divaksin dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai edukasi kepada masyarakat pentingnya mengikuti program vaksi ini,” tandas Ajie.

(Sofyan Hadi)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap