Upaya menjaga khazanah keilmuan Islam kini memasuki babak baru. Artificial Intelligence Literacy and Innovation Institute bersama Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berhasil mengembangkan model AI berbasis kitab Mizan al-I’tidal.
Kitab karya Imam Adz-Dzahabi ini dikenal sebagai rujukan penting dalam ilmu kritik periwayat hadis (jarh wa ta’dil).
Dipimpin oleh Khadijah Hulliyah dan Kamal Fiqry Musa, proyek ini bukan sekadar inovasi teknologi, tetapi juga bagian dari ikhtiar menjaga ilmu agama di era digital.
“Ini bagian dari upaya menjaga agama dan ilmu-ilmu agama,” ujar Dr. Kamal.
Model ini diharapkan dapat membantu para peneliti hadis dalam menganalisis sanad secara lebih sistematis, sekaligus membuka jalan bagi generasi baru teknologi Islam yang tetap berakar pada tradisi keilmuan.






