Jakarta, sketsindonews – Musim panas disertai komdisi angin kembali menjadi rawan kebakaran ditengah pandemi. Baru saja diterik matahari warga Karet Tengsin Gang Buaya tempatnya Jalan Karet Pasar Baru I 10 rumah alami musibah oleh si jago merah
Kejadian terjadi pada pukul 11.30 WIB dan waktu sekejap 10 rumah ludes setelah pihak Damkar melakukan pemadaman api berikut proses pendinginan berakhir13.30 WIB sesuai data lapangan.
Kronologis kejadian sumber warga Haryadi Ketua RT 011, RW 07 mengatakan, dia bersama warga melihat kepulan asap di belakang rumah pak Wijianto pemilik warung bakso kondisi tutup, namun asap mengepul.
Haryadi langsung bergegas mencari orang didalam rumah untuk segera pemadamkan api seadanya termasuk dengan alat APAR namun api terus merembet hingga tim pemadam gabungan lakukan lokalosir operasi pemadaman.
Kasudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Jakarta Pusat Asril Rizal membenarkan kejadian itu setelah menerima telepon diterima pos jaga piket pada pukul 11.40 WIB
“Tim pemadam sebanyak kami kerahkan sebanyak 75 personal dan 15 unit Mobil untuk antisipasi api untuk tidak meluas pemukiman padat. Di duga kejadian ini terjadi akibat konsleting listrik pada satu pemilik rumah yang diketahui saksi warga,” ucapnya. Sabtu (31/7/21)
Dilain pihak Lurah Karet Tengsin Hari Ananda menjelaskan, atas pasca pihaknya telah mendata korban kebakaran warga jalan Gang Buaya Karet Tengsin tercatat menimpa 10 rumah warga, 50 jiwa dan 10 KK.
Kami juga sediakan lokasi pengungsian di lapangan bulutangkis (dekat lokasi kebakaran, Masjid Al ikhlas, RPTRA SEGAS) serta sarana lain kebutuhan pangan.
“Alhamdulilah tak ada korban jiwa namun keprihatinan saat ini ditengah pandemi dia selalu diingatkan agar para warga dipemukiman padat untuk selalu kontrol terhadap utiliitas kabel listrik dan banyak colokan menjadi sangat rawan kebakaran terlebih pada pemukiman mudah terbakar,” ucap Hari.
(Nanorame)









