Pamekasan, sketsindonews – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, melakukan verifikasi dan validasi (verval) data buruh tani sebanyak 4.814 penerima bantuan langsung tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
Kepala Bidang Produksi Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan, Achmad Suaidi, mengatakan, data tersebut pasca diverval dilimpahkan ke Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Pamekasan.
Menurutnya, ribuan calon penerima bantuan tersebut tersebar di seluruh wilaya Pamekasan dengan kriteria yang telah ditetapkan. Semula kata dia, calon penerima BLT DBHCHT kurang lebih 20 ribu lebih. Akan tetapi setelah diverval, jumlah penerima jadi 4.814.
Proses penerima BLT tersebut harus dilakukan secara transparan dan tepat sasaran. Sebab, bantuan tersebut diperuntukkan kepada mereka yang terkategori sebagai non petani mandiri atau penerima upah garapan lahan orang lain.
“Buruh tani artinya mereka bekerja kepada orang yang memiliki tanah atau mereka menerima upah dan mereka bukan petani mandiri,” kata Suaidi.
Ia berharap BLT DBHCHT yang dialokasikan tersebut dapat menyejahterakan para buruh tani tembakau, serta bisa membantu meringankan beban hidup dan bisa memenuhi kebutuhan hidup.
“Semoga BLT Buruh tani tembakau bisa membantu meningkatkan perekonomian ditengah pandemi Covid-19. Kami bersinergi dengan penyuluh desa masing-masing, pemerintah desa dan pemerintah kecamatan serta melakukan kroscek dengan dinas sosial,” tambahnya. (nru/skt)






