Sampang, sketsindonews – Bupati Sampang Slamet Junaidi mendoakan Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz di acara peresmian Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Pangarengan, karana sudah menjadi bagian mitra pemerintah dan peduli terhadap peran keamanan di Kota Bahari.
“Mapolsek Pangarengan ini kita bangun atas inisiasi Pak Kapolres. Inilah bentuk mitra kerja yang sama-sama mempunyai keinginan untuk menjaga keamanan dan kondusifits wilayah di Kabupaten Sampang. Gedung baru ini bisa berdiri dan menjadi kenang-kenangan, semoga Pak Kapolres diberi kesuksesan karir selama mengabdi di institusi Polri,” kata Bupati Slamet, Kamis (30/9).
Ia juga berharap setelah diresmikan gedung baru tersebut, seluruh anggota polsek bisa bekerja dengan baik, terutama bisa besinergi dengan pemerintah dan tokoh-tokoh yang berada di wilayah setempat.
Sementara itu, Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz berterima kasih atas dukungan Bupati Sampang dan peran serta masyarakat mulai terbentuknya Pos Polisi mulai tahun 1984 sampai turunnya surat Kapolri nomor B/1278/II/ OTL.1.1.1/2021 tanggal 24 Februari 2021 yang mengukuhkan Polsubsektor Pangarengan menjadi Polsek Pangarengan kesatuan Polres Sampang.
Kemudian Hafidz memerintahkan Kapolsek Pangarengan beserta anggotanya untuk memaksimalkan pelayanan kepolisian selama 24 jam, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama dalam menjaga Harkamtibmas.
Terkait pandemi, kata Hafidz, angka penularan Covid-19 di Kabupaten Sampang disebut sudah mulai mereda. Meski begitu ia tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan mengajak untuk menyukseskan vaksinasi Covid-19.
Setelah sambutan dan kata peresmian dari Bupati Sampang, acara selanjutnya adalah penandatanganan prasasti, di antaranya adalah Bupati Sampang Slamet Junaidi, Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz, Dandim 0828 Sampang Letkol Arm. Mulya Yaser Kalsum, Kajari Sampang Imang Job Marsudi dan Kepala PN Sampang Aries Sholeh Efendi, menandatangani prasasti tersebut.
Selesainya acara peresmian, Forkopimda Kabupaten Sampang langsung menuju Ponpes Al-Ihsan Desa Jrengoan Omben untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi terhadap 3.000 santri dan warga nahdliyyin.
(nru/nky)






