Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Gong Xi Fa Cai

Selamat Tahun Baru Imlek 2577

Semoga Tahun Ular Kayu 2026 membawa kemakmuran & kebahagiaan
2026
🧧🐍 Imlek 2577

Bangun Jejaring Internasional, Rokok Pamekasan Akan Dipasarkan ke Eropa

oleh
4K pembaca

Pamekasan, sketsindonews – Salah satu rokok bisnis usaha warga Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, akan dipasarkan ke wilayah Negara Dubai, Eropa. Rokok tersebut bermerek ‘Sen’ di bawah naungan Perusahaan Rokok (PR) Ayunda di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu.

Direktur PR Ayunda Bambang Budianto mengatakan, inisiatif untuk membangun jejaring internasional tersebut sudah diinginkan sejak lama. Hanya kesempatan untuk menemukan teman kerja yang sesuai dengan misinya baru kali ini, yakni PT Panca Tobaco Jakarta.

“Dengan PT itu kami sudah melakukan kontak kerja. InsyaAllah bulan November rokok merek ‘Sen’ sudah masuk Negara Dubai, Eropa. Teknik pemasarannya diatur PT itu, kami hanya tinggal meningkatkan produksi rokok,” kata Bambang, Senin (4/10).

Gambar

Selain Eropa, kata Bambang, pemasaran rokok ‘Sen’ laris laku di wilayah Jakarta. Bahkan di wilayah Ibu Kota Negara tersebut paling banyak diminati. Sementara sisanya masuk di beberapa daerah Pulau Jawa. “Malaysia juga sudah jadi target pemasaran,” ungkapnya.

Menurutnya, perihal pemasaran rokok tingkat internasional tersebut dirasa sudah banyak diketahui berbagai pihak. Sebab dalam kontrak pemasaran, pemerintah daerah terlibat ikut menyaksikan. Bahkan mereka mengapresiasi ide pemasaran tersebut hingga ke mancanegara.

Saat ditanya apakah rokok bisnis usahanya tersebut, kecipratan atau menjadi bagian dari program Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), Bambang menegaskan bahwa semua perusahaan rokok yang taat aturan hukum, secara tidak langsung akan menyuplai dan memberi masukan cukai kepada pemerintah.

“Meski tidak bersentuhan langsung dengan programnya, tentu kalau perusahaan rokok yang taat aturan hukum, maka dengan sendirinya hasil cukai rokok itu masuk ke pemerintah yakni jadi DBHCHT,” ujarnya.

Setelah jadi DBHCHT kata Bambang, maka serapan penghasilan perusahaan rokok tersebut diatur pemerintah jadi dana DBHCHT yang asas kebutuhannya untuk kesejahteraan rakyat. Dari itu menurutnya dapat disimpulkan meski tidak kebagian langsung program DBHCHT, perusahaan rokok menjadi perantara tinggi rendahnya DBHCHT.

(nru/nky)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap