“Ya seperti provinsi kita di blacklist dari PON, PORDA dan per orangnya juga tidak bisa main di setiap event-event di PBMI” ucapnya.
Salah satunya, lanjut Jalu, yang paling parah insentif para atlet. Dirinya mengungkapkan, ada yang tidak menerima kartu ATM, buku tabungan, bahkan ada yang menerima tapi dipotong sesuai dengan keputusan bersama.
“Lalu contoh, konsumsi yang tidak sesuai dengan kebutuhan atlet yang tidak memenuhi 4 sehat 5 sempurna” pungkasnya.