1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Video Viral Yang Diduga Melibatkan Anggotanya, Ini Respon Panglima

oleh
7.7K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Pertikaian antara Ibunda dari Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan dengan seorang wanita yang mengaku anak Jenderal bintang tiga di Bandara Soekarno-Hatta tengah menjadi sorotan publik.

Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa mengatakan, akan menelusuri pihak-pihak yang ada di video tersebut. Komandan Pusat Militer tadi malam langsung melakukan penelusuran dan tadi pagi sudah berkoordinasi dengan Polres Bandara.

Andika menyebut, sikapnya siap menerima laporand dari dua pelapor seandainya ada tekanan atau apapun yang dikeluhkan dan ingin dilaporkan.

Gambar

“Kami akan menindaklanjuti, harus.” tegas Andika dalam konferensi pers di Mabes Polri (23/11/21).

Jenderal bintang empat tersebut menambahkan, pihaknya ingin mendengarkan secara langsung pemeriksaan Polres kepada pelapor.

“Kalau tidak salah dijadwalkan baru besok kalau tidak salah tapi bukan karena Polresnya tetapi karena mungkin ketersediaan dari pelapor masing-masing” kata mantan Kadispenad itu.

Lebih lanjut, Andika mengakui, pihaknya belum mengetahui keterlibatan anggota tersebut.

“Tapi kalau Keluarga, keluarga itu kan masuk dalam warga masyarakat nah itu proses hukumnya ada diproses peradilan umum. Jadi kami hanya akan proses hukum anggota TNI sesuai dengan tindakannya” pungkasnya.

Sebelumnya, Arteria Dahlan mengungkap beberapa fakta terutama awal mula pertikaian dimulai.

“Pada saat kita turunin bagasi, pintu pesawat masih tertutup, mungkin menghambat jalan beliau saya juga kurang paham, yang di depannya saya bisnis happy-happy saja. Karena saya kan ekonomi, di jalan istrinya bicara panjang sekali, kita turun bus, istrinya ngomong panjang sekali,”ucap Arteria.

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal TNI Prantara Santosa juga mengatakan bahwa Mabes TNI akan memberikan sanksi jika memang ada keterlibatan anggota TNI yang melakukan pelanggaran, termasuk proses hukum. (Fanss)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap