SJ, seorang juru parkir di Pesing Poglar, Cengkareng, Jakarta Barat mendapat tindak kekerasan dari seorang oknum Petugas Dinas Perhubungan (Dishub), Senin (4/3/24).
Seperti biasa, SJ selalu membantu mengurai kemacetab yang terjadi di area Peternakan Raya sampai jembatan Genit.
Namun, upaya SJ mengurai kemacetan tidak berbuah manis, justru pria yang harus menafkahi empat anaknya ini harus menerima bogem dari seorang oknum petugas Dishub beriinisial HK.
Akibat peristiwa tersebut, SJ harus mengalami luka berat di area mata yang menyebabkan penglihatan kurang baik, serta kaki kiri pincang karena di tendang dengan seputu boot.
Dari pantauan wartawan sketsindonews.com yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi kejadian, kedua belah pihak telah melakukan perdamaian.
Namun masyarakat sekitar berharap tidak ada lagi kejadian serupa, dimana ada tindak kekerasan yang melangar hukum baik dari oknum petugas atau pihak manapun.
Bg Ivan tokoh pemuda setempat menambahkan
“Harus pihak perusahan atau kantor-kantor pemerintahan Disshub khususnya dapat berkolabasi dengan warga sekitar untuk mengatasi baik itu kemacetan keamanan di area Pesing Koneng,” ucap Ivan, Salah Satu Tokoh Pemuda Pesing.
Karena, kata Ivan menurut otonomi daerah, pihak Perusahaan dan Pemerintah harus memberdayakan warga sekitar.
“Menurut otonomi daerah pihak
Perusahan dan pemerintah harus menyerap warga sekitar,” pungkasnya.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari pelaku maupun korban dan masih dilakukan upaya meminta keterangan dari kedua belah pihak.











