1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Terinspirasi Soekarno, Pemuda Sunter Lakukan Hal Positif di Bulan Puasa

oleh
5.9K pembaca

Menjelang berbuka puasa Kreasi Pemuda Tanpa Batas Warga Pulo Kecil Sunter Jaya, Tanjung Priok Jakarta Utara melakukan pembagian takjil pada Kamis, (4/4/24) di sekitar lampu merah danau Sunter, persisnya di depan Wisma Atlit.

Pembagian takjil ini dilakukan untuk mengajak para pemuda-pemudi khususnya remaja Rt.01 s/d 13, RW.09 Sunter Jaya Pulo Kecil, untuk beramal dan berbagi di bulan suci Ramadan.

“Di bulan penuh keberkahan ini, kami ingin terus berbagi. Walaupun seadanya, Tapi sejatinya beramal tidak perlu dengan cara yang mewah. Dengan sederhana kita juga dapat beramal,” ujar Fikri selaku Ketua Pemuda Kreasi Tanpa Batas remaja Pulo Kecil Sunter Jaya.

Gambar

Komunitas Kreasi Pemuda Tanpa Batas membagikan jajanan ringan beserta air mineral sekitar 100 paket kepada pengemudi ataupun pejalan kaki di sekitar jalan yang sedang melaksanakan ibadah puasa.

Selain itu, belasan remaja membagikan takjil yang berisi nasi bungkus dan air mineral berjumlah 100 paket. Dibagikan kepada para pengemudi ojek online, tukang becak, satpam, tukang sapu, maupun tukang sampah di sekitar lokasi.

Fikri berharap dengan kegiatan yang dilakukan maka semakin banyak orang yang merasakan apa arti sebenarnya dari beramal serta membantu orang lain, terutama dalam bulan yang spesial ini.

Komunitas Kreasi Pemuda Tanpa Batas Remaja Pulo Kecil itu bergerak di bidang Sosial dan Kepemudaan. Bertujuan untuk mengasah bakat anak-anak muda untuk aktif dalam kegiatan sosial, memiliki keahlian dan kepemimpinan serta mempersiapkan diri untuk berkarya di masyarakat.

Komunitas Kreasi Pemuda Tanpa Batas Remaja Pulo Kecil itu juga bekerja sama dengan Majelis Ta’lim Jam’ul Fawaid yang berada dibawah naungan Ustad Abdul Jalil.

“Pada awalnya saya mendirikan komunitas ini atas dasar iba. Saya ingin membantu sesama makhluk hidup. Dengan keterbatasan yang ada, akhirnya muncul ide untuk membuat komunitas Kreasi Pemuda Tanpa Batas,” ucap Fikri yang juga sebagai Santri di Majelis Ta’lim Jam’ul Fawaid.

Dia terinspirasi oleh kutipan Presiden Soekarno yang mengatakan, “Berikanlah saya 10 pemuda. Niscaya akan kugoncangkan dunia”. Kata-kata itulah yang akhirnya mendobrak keinginan untuk membuat komunitas itu.

“Bersama pemuda kita dapat berkreasi tanpa batas. Karena pada dasarnya jiwa muda adalah jiwa yang memiliki keberanian untuk beraspirasi dan berinspirasi,” imbuhnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap