Endang S Tohari bersama Komisi IV Tinjau Gudang Jagung Bulog di Kupang NTT

oleh
84.3K pembaca

Komisi IV DPR RI meninjau Gudang Jagung Perum BULOG di Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Anggota Komisi IV, Dr. Ir. Hj. Endang Setyawati Thohari, DESS., M.Sc memastikan ketersediaan jagung pakan dari wilayah Indonesia Timur tetap terjaga dengan baik.

Dalam kesempatannya, Endang mengatakan ketersediaan pakan mutlak harus terpenuhi untuk memastikan program pemerintah dalam mewujudkan lumbung pangan dan kesehatan hewan berjalan lancar. Apalagi, kata Endang, NTT adalah salah satu lumbung pangan ternak nasional.

“Komisi IV hadir untuk mendengarkan langsung persoalan di lapangan dan mendorong adanya solusi konkret bersama pemerintah pusat, daerah, dan para pelaku usaha. Seperti kita tahu saat ini masih ada tantangan, baik dari ketersediaan pakan, rantai pasok jagung, maupun penanganan penyakit hewan menular,” ujar Endang, Senin, 22 September 2025.

Gambar

Endang mengatakan, dukungan penuh terhadap peternak di NTT harus menjadi prioritas mengingat sektor peternakan sapi, kerbau, dan babi di provinsi tersebut memiliki kontribusi signifikan terhadap pasokan pangan nasional.

“Kami mendorong adanya perbaikan tata kelola, mulai dari penguatan riset, distribusi pakan, hingga peningkatan kapasitas peternak. NTT harus didukung sebagai pusat pengembangan peternakan, tidak hanya untuk kebutuhan daerah, tapi juga untuk memperkuat ketahanan pangan Indonesia,” katanya.

Disisi lain, rendahnya harga jagung konsumsi di sana akan menjadi perhatian khusus dalam mendongkrak kesejahteraan petani jagung yang terus berproduksi setiap hari. “Rendahnya harga jagung di Sentra Produksi jagung yg letaknya sangat strategis di pinggir jalan harus menjadi perhatian bersama,” katanya.

Berikutnya, rangkaian kerja Komisi IV di NTT melakukan pertemuan dengan para peternak dan juga Forkopimda setempat di Balai Riset dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Balitbangtan NTT dengan agenda pembahasan memperkuat tata kelola peternakan serta pengendalian penyakit hewan di wilayah NTT.

Di sana, turut hadir di antaranya Gubernur NTT, Bupati Kupang, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, Badan Karantina Indonesia, Perum BULOG, ID FOOD, PT Berdikari, hingga asosiasi peternak lokal.

Sebagai penutup, Komisi IV DPR RI menggelar ramah tamah bersama Pemerintah Provinsi NTT dan perwakilan kementerian terkait. Dalam forum ini, dibahas strategi kolaborasi lintas sektor agar pembangunan pertanian dan peternakan di NTT semakin maju dan berkelanjutan.

“Kita ingin apa yang menjadi program pemerintah dapat berjalan sebagaimana mestinya. Karena itu kita dari komisi IV akan terus melakukan pengawalan,” jelasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap