1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Pelajar Asal Malang, Morgan Hidayat, Harumkan Nama Indonesia Lewat Prestasi Debat Internasional dan Aktivitas Sosial

oleh
32K pembaca

Di tengah gempuran tantangan generasi muda saat ini, seorang pelajar asal Kota Malang, Morgan Hidayat, berhasil mencuri perhatian publik nasional dan internasional lewat deretan prestasi gemilang di bidang debat, pendidikan, aktivitas lingkungan, dan kepemimpinan sosial.

Pelajar dari Bina Bangsa School Malang ini mencatatkan namanya sebagai juara Universitas Indonesia Debate Competition (UIDC) 2025, serta meraih gelar Best Speaker dan juara dalam Pro Ams Debate Championship 2025 yang diikuti oleh ratusan peserta dari seluruh Asia Tenggara.

Tak hanya piawai dalam berpikir kritis dan berbicara di depan umum, Morgan juga dikenal sebagai aktivis muda yang peduli terhadap pendidikan dan lingkungan. Ia mendirikan organisasi non-profit bernama Debate For Everyone (DFE), yang berfokus pada literasi politik dan pelatihan debat untuk pelajar di Indonesia. DFE bahkan sukses menggelar konferensi debat di Bandung International School yang melibatkan lebih dari 50 peserta, dan dihadiri oleh tokoh nasional seperti Tatang Muttaqin, Staf Ahli Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia.

Gambar

“Anak muda perlu dibekali kemampuan berpikir kritis untuk bisa menjadi bagian dari solusi bangsa,” ujar Morgan saat menjadi fasilitator talkshow “Enhancing Critical Thinking Through Debate” yang menghadirkan pembicara internasional seperti Chair APEC Future Voices, Kristi Adriana dan penulis buku Good Arguments, Bo Hyun Seo.

Morgan juga menunjukkan kepeduliannya terhadap isu lingkungan dengan mendirikan Ecosmile Club, klub sekolah yang fokus pada advokasi lingkungan. Dalam kompetisi Earth Prize 2025, ia dan timnya mengusulkan solusi inovatif untuk mengurangi insiden tabrakan hewan di jalan tol menggunakan cat penolak hewan dan proyek ini berhasil masuk sebagai salah satu ide yang menarik perhatian.

Tak hanya aktif di dunia sosial, remaja ini juga menjajal dunia profesional. Ia pernah menjadi Marketing Manager di sebuah bisnis biliar lokal, dan baru-baru ini menyelesaikan magang hukum di AVYA Law, Jakarta, dimana ia terlibat dalam riset hukum korporasi dan penulisan laporan internal. Dalam kesempatan terpisah Morgan juga menjadi organizing committee tech law fest 2025 yang digelar oleh kementrian Hukum Singapore dan SAL academy of Law di Marina Bay Sands teather pada September 2025. Melalui kesempatan tersebut ia mendapat banyak kesempatan belajar dan berdikusi langsung dengan para CEO Perusahaan AI bergengsi dari seluruh dunia.

Di tengah segudang aktivitasnya, Morgan tetap mempertahankan prestasi akademik yang mengesankan. Ia meraih nilai tinggi dalam Cambridge IGCSE 2024, serta menyelesaikan berbagai kursus internasional, termasuk dari HarvardX dan Reach Cambridge.

Pengabdiannya terhadap masyarakat juga tidak luput dari sorotan. Ia telah mengumpulkan lebih dari 100 jam layanan masyarakat, termasuk proyek pembangunan rumah untuk keluarga tidak mampu dan pemberian makanan kepada warga kurang mampu di Malang, serta aktif dalam kelompok OMK gereja Katedral malang dan rutin memberikan pelayanan dalam acara yang digelar oleh komunitas OMK.

Dengan sederet pencapaian di usia belia, Morgan Hidayat menjadi contoh nyata bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing dan berkontribusi di panggung dunia. Ia tak hanya membawa harum nama sekolah dan kota asalnya, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi wajah pendidikan dan kepemimpinan muda di Indonesia.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap