1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Pengukuhan PWI Persatuan di Monumen Pers, Menkomdigi Tegaskan Dukungan untuk Kebebasan Pers

oleh
53.7K pembaca

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) hasil persatuan resmi dikukuhkan hari ini, Sabtu (4/10) di Gedung Monumen Pers Indonesia, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Pengukuhan itu disaksikan langsung Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid.

Dalam pidatonya, Menkomdigi menekankan bahwa pengukuhan ini ibarat cahaya kebenaran.

Gambar

“Pengukuhan ini menegaskan kembali arti penting pers bagi cahaya kebenaran dan persatuan bangsa,” ungkap Meutya Hafid.

Meutya yang pernah menjadi jurnalis televisi itu menceritakan bagaimana dirinya didatangi para senior wartawan untuk mendukung penyatuan PWI yang sedang terjadi dualisme.

“Waktu itu saya baru dilantik menteri, kedatangan senior-senior pers. Karena saya dulunya wartawan, kalau kedatangan senior agak ndredek-ndredeknya, membicarakan mengenai bagaimana menyatukan PWI,” jelas Meutya.

Dari diskusi tersebut, lanjutnya, pemerintah mengambil sikap untuk menghormati independensi pers Indonesia dengan tidak terlibat dalam proses penyatuan.

“Lalu kemudian pemerintah menjaga betul sejauh mana kita tidak terlibat dalam penyatuan ini. Pemerintah memposisikan diri untuk tidak sedikit pun melakukan intervensi,” tegasnya.

Menurut Meutya, lahirnya PWI Persatuan merupakan langkah penting untuk memperkuat peran pers dalam menjaga keadaban bangsa.

“Pemerintah berdiri bersama pers yang independen, profesional, dan bersatu. Dengan pers yang kuat, demokrasi Indonesia akan semakin kokoh,” ujarnya.

Acara pengukuhan di Monumen Pers Nasional yang sarat nilai sejarah itu dihadiri para Ketua PWI Provinsi se-Indonesia, Karobinopsnal Baharkam Polri Brigjen Pol. Erwin Kurniawan, Wakapolda Jateng Kombes Pol Latif Usman, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kota Surakarta.

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menegaskan bahwa persatuan adalah kunci kebangkitan organisasi PWI. Ia mengingatkan bagaimana kondisi PWI berada di titik nadir sampai tercapainya persatuan melalui kongres di Bekasi pada Agustus 2025.

“Tanpa persatuan, organisasi PWI lumpuh. Dengan persatuan, PWI kini bisa kembali berperan menjaga martabat pers Indonesia,” ujarnya.

Dalam proses pengukuhan, nama para pengurus dalam Surat Keputusan Pengukuhan PWI Pusat periode 2025–2030 dibacakan oleh Sekretaris Jenderal Zulmansyah Sekedang. Sementara pengukuhan dilakukan langsung oleh Cak Munir terhadap sekitar 134 orang pengurus PWI Pusat.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap