Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

Menkes Lantik Enam Pejabat Baru, Tekankan Pentingnya Stabilitas Regulasi Kesehatan

31.5K pembaca

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin resmi melantik enam pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian Kesehatan. Dalam sambutannya, Menkes menegaskan bahwa tantangan terbesar sektor kesehatan saat ini bukan lagi sekadar menyusun regulasi baru, tetapi memastikan aturan yang telah dibuat tetap kuat dan konsisten diterapkan di tengah iklim demokrasi yang semakin terbuka.

“Semua aturan yang sudah kita susun itu benar-benar harus bisa diamankan,” ujarnya.

Budi menjelaskan, mekanisme gugatan terhadap kebijakan kini semakin mudah dan tidak memerlukan biaya, sehingga menjaga keberlanjutan regulasi menjadi krusial.

Gambar

“Dalam demokrasi seperti sekarang, setiap orang bisa menuntut, dan menuntutnya pun gratis,” katanya.

Dua Pejabat Tinggi Madya Resmi Dilantik

Dalam pelantikan tersebut, dua posisi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya diisi oleh:

Murti Utami sebagai Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit

Indah Febrianti sebagai Staf Ahli Bidang Hukum Kesehatan

Keduanya dinilai memiliki rekam jejak kuat dalam penanganan isu-isu kesehatan yang kompleks. Kepada Indah, yang berpengalaman dalam proses regulasi hingga persidangan di Mahkamah Konstitusi, Menkes memberi pesan khusus agar memperkuat keberlangsungan berbagai aturan kesehatan.

“Kita menjaga martabat untuk memastikan bahwa semua peraturan bisa dilaksanakan tanpa gangguan,” tegas Budi.

Empat Pejabat JPT Pratama Ditetapkan

Selain itu, empat pejabat dilantik sebagai JPT Pratama, yaitu:

Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea sebagai Direktur Penyakit Menular

Indri Yogyaswari sebagai Direktur Imunisasi

Anak Agung Ngurah Kusumajaya sebagai Kepala Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Tanjung Priok

Heri Saputra sebagai Kepala Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Denpasar

Budi menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan hal wajar untuk memperkuat pengalaman dan pemahaman lapangan, bukan karena isu sensitif tertentu.

“Rotasi itu biasa. Tujuannya memperkuat kemampuan, bukan soal asimilasi suku atau agama,” jelasnya.

Fokus pada Stabilitas Sistem Kesehatan Nasional

Menkes kembali menekankan bahwa kestabilan sistem kesehatan nasional sangat penting untuk mencapai berbagai target pembangunan, termasuk harapan hidup 75 tahun dan harapan hidup sehat 65 tahun. Ia mengajak para pejabat baru untuk menjaga kesinambungan setiap kebijakan yang telah dirumuskan.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap