Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir dan longsor di beberapa wilayah Sumatera. Setelah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto melepas 40 ton bantuan pada 2 Desember 2025, distribusi bantuan tambahan dilakukan melalui Pelabuhan Kolinlamil Tanjung Priok, Kamis (4/12).
Melalui koordinasi bersama Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), terkumpul 5.158 dus barang bantuan kebutuhan pokok. Bantuan diangkut menggunakan 13 truk sebelum diberangkatkan dengan KRI Banda Aceh menuju Padang, Sibolga, dan Lhokseumawe.
Total bantuan dari APRINDO mencapai 44,2 ton, terdiri dari air mineral 32,8 ton, mi instan 4 ton, susu dan minuman 5,6 ton, biskuit dan snack 2,4 ton, produk bayi dan kesehatan 2 ton, serta barang kebutuhan lain 1,4 ton.
Pengiriman bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah memastikan kebutuhan darurat warga terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terpenuhi secara cepat dan terkoordinasi.
Dengan sinergi Pemerintah, TNI, dan sektor swasta, penyaluran bantuan melalui jalur laut memastikan seluruh wilayah yang sulit dijangkau tetap mendapatkan dukungan logistik. Bantuan APRINDO ini sekaligus memperkuat total pasokan yang telah dikirim sebelumnya.







