3.4K
pembaca
Atlet renang putra Indonesia, Jason Donovan Yusuf, mencuri perhatian pada debutnya di SEA Games 2025 Thailand. Meski baru berusia 18 tahun, ia tampil dominan dengan mempersembahkan dua medali emas dari nomor 100 meter gaya punggung dan 50 meter gaya punggung putra.
Prestasi tersebut menjadi sinyal kuat kebangkitan regenerasi renang putra Indonesia di level internasional. Jason sukses mengalahkan para perenang unggulan Asia Tenggara, termasuk juara bertahan asal Singapura, Quah Zheng Wen, yang sebelumnya mendominasi nomor 100 meter gaya punggung sejak SEA Games 2015.
Dalam final 100 meter gaya punggung, Jason mencatatkan waktu tercepat 55,08 detik. Ia unggul atas Farrel Armandio Tangkas yang finis kedua dengan 55,89 detik, sementara Quah Zheng Wen harus puas meraih medali perunggu.
Penampilan gemilang ini bukan hasil instan. Lulusan SMA Tarsisius 1 Jakarta tersebut telah ditempa lewat berbagai kejuaraan nasional dan internasional. Namanya mulai mencuat saat tampil impresif di PON 2024 Aceh–Sumatra Utara dengan raihan enam medali dari berbagai nomor.
Di level Asia Tenggara, Jason memecahkan rekor nasional kelompok umur 16–18 tahun nomor 50 meter gaya punggung pada Mei 2025. Sementara di panggung internasional, ia juga menyumbangkan dua emas pada Asian Schools Games 2024.
Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E. Rahardjo, menilai performa Jason menjadi tolok ukur pembinaan atlet muda nasional. Ia menyebut keberanian dan konsistensi Jason sebagai fondasi penting bagi masa depan renang Indonesia di level dunia.







