62 Kasus Super Flu Dicatat Kemenkes, Vaksin Masih Efektif

oleh -67 Dilihat
oleh

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mencatat 62 kasus influenza varian subclade K atau yang dikenal sebagai super flu hingga 25 Desember 2025. Berdasarkan data sementara, kelompok perempuan dan anak-anak menjadi yang paling banyak terinfeksi varian terbaru virus influenza tersebut.

Subclade K merupakan bagian dari influenza A (H3N2) yang saat ini dilaporkan mengalami peningkatan kasus secara signifikan di Amerika Serikat. Varian ini mendapat perhatian karena dinilai memiliki tingkat penularan lebih tinggi dibandingkan influenza A pada umumnya.

Anggota Unit Kerja Koordinasi Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr dr Nastiti Kaswandani, SpA, SubspRespi(K), menjelaskan bahwa virus influenza A H3N2 memiliki kemampuan mutasi yang cepat, sehingga berpotensi memicu lonjakan kasus dalam skala luas.

Menurutnya, peningkatan kasus dapat berdampak pada naiknya angka kesakitan, kebutuhan perawatan di rumah sakit, serta lonjakan permintaan alat kesehatan dan obat-obatan, terutama di wilayah dengan kondisi cuaca ekstrem atau musim dingin berkepanjangan.

Dari sisi klinis, gejala super flu subclade K umumnya tidak berbeda dengan influenza biasa, seperti demam tinggi, menggigil, sakit kepala, nyeri tenggorokan, serta gangguan pernapasan. Penegakan diagnosis juga tidak bisa dilakukan hanya berdasarkan gejala, melainkan memerlukan pemeriksaan laboratorium.

Meski mudah menular melalui percikan batuk, bersin, maupun permukaan benda yang sering disentuh, hingga saat ini belum ditemukan bukti bahwa subclade K menyebabkan penyakit yang lebih berat. Vaksin influenza yang tersedia juga masih dinilai efektif menurunkan risiko penularan dan keparahan penyakit.

No More Posts Available.

No more pages to load.