PSM Makassar siap menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Borneo FC Samarinda pada laga Pekan ke-16 BRI Super League 2025/26. Duel ini akan digelar di Stadion Segiri, Sabtu (3/12) sore, dengan kedua tim sama-sama membawa misi bangkit.
Borneo FC tengah berada dalam tekanan setelah kehilangan poin dalam beberapa pertandingan terakhir. Rekor 11 kemenangan beruntun Pesut Etam terhenti, sekaligus membuat posisi puncak klasemen direbut Persib Bandung. Kondisi ini dipastikan menjadi pemicu motivasi tinggi tuan rumah saat menjamu PSM.
Situasi tersebut menjadi perhatian serius pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha. Ia menilai laga ini tidak akan berjalan mudah, mengingat kedua tim sama-sama berusaha keluar dari tren negatif. PSM sendiri belum meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir, dengan catatan dua kekalahan dan satu hasil imbang.
“Kami akan mencoba mengangkat kapal ini kembali ke permukaan. Pertandingan besok tentu tidak mudah. Lawan juga sedang tidak memiliki rekor yang bagus,” ujar Tomas.
Pelatih asal Republik Ceko itu menegaskan pentingnya fokus penuh sepanjang laga. Ia meminta pemainnya disiplin dalam bertahan, efektif saat menyerang, serta cepat bereaksi ketika kehilangan bola. Menurutnya, konsistensi permainan menjadi kunci untuk membawa pulang poin dari Samarinda.
PSM bertekad mengakhiri tren minor setelah kalah tipis 0-1 dari Persib Bandung pada laga sebelumnya. Meski tampil impresif, Juku Eja gagal mengamankan poin. Laga kontra Borneo FC sekaligus menjadi misi pembuka PSM untuk mengawali tahun 2026 dengan hasil positif.
Setelah menghadapi Pesut Etam, PSM masih dihadapkan pada jadwal padat di Januari. Bali United akan menjadi lawan berikutnya di Parepare, sebelum menutup putaran pertama dengan menghadapi Serdadu Tridatu. Putaran kedua BRI Super League 2025/26 akan dibuka PSM dengan laga tandang melawan Persijap Jepara.






