Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

BNPB Catat Banjir dan Cuaca Ekstrem Dominasi Bencana 17–18 Januari 2026

oleh
17.6K pembaca

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan kejadian bencana yang terjadi pada periode 17–18 Januari 2026. Pada periode tersebut, bencana didominasi oleh banjir dan cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, terutama di Provinsi Jawa Tengah.

Di Jawa Tengah, banjir tercatat terjadi di Kabupaten Pati, Jepara, dan Kudus yang menjadi wilayah atensi BNPB. Selain itu, banjir juga melanda Kabupaten Batang, Pemalang, Pekalongan, Magelang, dan Banyumas, dengan ribuan warga terdampak dan sebagian harus mengungsi.

Di Kabupaten Batang, banjir melanda empat desa dan lima kelurahan di Kecamatan Batang dengan ketinggian air mencapai 30–120 sentimeter. Sebanyak 15.184 jiwa terdampak dan empat orang mengungsi. Sementara di Kabupaten Pemalang, luapan Sungai Comal merendam tiga kecamatan dengan tinggi air hingga 150 sentimeter, menyebabkan 92 warga mengungsi dan dapur umum didirikan untuk memenuhi kebutuhan permakanan.

Gambar

Banjir juga terjadi di Kabupaten Pekalongan akibat hujan lebat dan limpasan Sungai Bremi. Sebanyak 800 warga mengungsi di tujuh titik pengungsian. Genangan air bahkan merendam jalur kereta api Pekalongan–Sragi, sehingga PT KAI menutup sementara jalur tersebut dan membatalkan empat perjalanan kereta demi keselamatan.

Selain banjir, cuaca ekstrem berupa angin kencang menyebabkan kerusakan rumah di Kabupaten Magelang dan Banyumas. Di Magelang, 34 rumah warga rusak ringan, sedangkan di Banyumas tercatat 165 rumah rusak ringan dan empat rumah rusak sedang. Sementara itu, dari provinsi lain, longsor dan pergerakan tanah dilaporkan terjadi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, serta Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, yang mengakibatkan puluhan warga terdampak dan belasan rumah mengalami kerusakan berat.

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem selama musim hujan, termasuk ancaman banjir, longsor, dan pergerakan tanah. Masyarakat juga diingatkan untuk menyiapkan tas siaga bencana serta terus memantau informasi resmi dari BNPB, BPBD, dan BMKG.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap