Pasangan para tenis meja Indonesia Komet Akbar/Banyu Tri Mulyo sukses meraih medali emas nomor Men’s Double Class MD18 pada ASEAN Para Games 2026 Thailand, usai menaklukkan wakil tuan rumah C. Punpoo/B. Sillapakong di partai final.
Bertanding di Central Plaza Nakhon Ratchasima, Minggu (25/1/2026), duet Indonesia tampil dominan dan mengunci kemenangan tiga gim langsung dengan skor 11-4, 11-5, 11-9 di hadapan publik Thailand.
Komet mengakui laga final berjalan ketat karena menghadapi tuan rumah dengan dukungan penuh penonton serta lawan yang memiliki jam terbang tinggi.
“Pertandingan cukup berat karena lawan tuan rumah. Mereka masih muda, jam terbangnya sudah sampai Paralimpiade, dan menjadi rival terkuat di Asia Tenggara,” ujar Komet usai pertandingan.
Banyu menambahkan, motivasi lawan semakin besar karena Indonesia dikenal sebagai kekuatan utama di cabang para tenis meja.
“Mereka pasti lebih ngotot karena main di kandang dan ingin mengalahkan Indonesia. Apalagi kami sering jadi juara umum di para tenis meja,” kata Banyu, yang juga meraih medali perunggu nomor Men’s Single TT8.
Medali emas ini menambah koleksi kontingen Indonesia di ASEAN Para Games 2026. Komet menyebut, hasil tersebut merupakan buah dari persiapan panjang dan intensif yang dijalani tim nasional.
“Kami memang ditargetkan emas. Pelatnas berjalan hampir satu tahun, latihan setiap hari benar-benar digenjot. Thailand sebagai tuan rumah juga jadi fokus utama persiapan kami,” jelas Komet, peraih dua emas dan satu perak di APG Thailand.
Usai tampil di Thailand, Komet dan Banyu akan kembali ke pemusatan latihan nasional untuk menghadapi agenda besar berikutnya, termasuk kualifikasi Asian Para Games 2026 dan Paralimpiade 2028 Los Angeles.
“Target terdekat kami kembali latihan untuk laga di Jepang. Harapannya bisa meraih hasil maksimal dan lolos ke Paralimpiade 2028,” ujar Komet, atlet asal Pomalaa, Sulawesi Tenggara.
Komet juga mempersembahkan medali emas ini untuk keluarga dan bangsa Indonesia.
“Medali emas ini kami persembahkan untuk orang tua, anak, dan istri saya. Dukungan mereka luar biasa. NPC Indonesia sudah seperti rumah bagi kami. Emas ini untuk Indonesia,” tutupnya.












