Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

Kemensos Dirikan Dapur Umum dan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir-Longsor Purbalingga

21.5K pembaca

Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan pemerintah daerah mendirikan dapur umum serta menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar korban bencana dapat terpenuhi dengan cepat.

“Kami berkolaborasi dengan berbagai unsur terkait, mendirikan dapur umum dan menyalurkan bantuan logistik untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar korban terdampak bencana,” ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Rabu (28/1/2026).

Gambar

Banjir dan longsor terjadi pada Jumat (23/1) sekitar pukul 22.00 WIB, dipicu hujan lebat di kawasan lereng Gunung Slamet. Curah hujan lebih dari 150 milimeter menyebabkan sungai meluap dan memicu banjir bandang setinggi dua hingga tiga meter di sejumlah desa.

Wilayah terdampak meliputi Desa Kutabawa dan Desa Serang di Kecamatan Karangreja, serta Desa Sangkanayu dan Desa Lambur di Kecamatan Mrebet. Peristiwa ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia, satu orang luka berat, serta 1.121 warga mengungsi dari Desa Sangkanayu dan Desa Serang.

Selain korban jiwa, bencana juga menimbulkan kerusakan materiil. Tercatat 146 rumah warga mengalami rusak ringan hingga berat. Sejumlah fasilitas umum, seperti posyandu dan balai desa, turut rusak akibat hantaman bebatuan dan pohon yang terbawa arus banjir.

Sebagai respons cepat, Kemensos bersama Dinas Sosial Kabupaten Purbalingga, TNI-Polri, PMI, dan Baznas mendirikan dapur umum di Desa Serang dan Desa Sangkanayu. Sementara itu, PDAM turut mendistribusikan air bersih bagi warga terdampak.

Kemensos juga menyalurkan bantuan logistik tahap pertama melalui Gudang Dinsos Provinsi Jawa Tengah, berupa 200 paket makanan siap saji, 200 paket lauk pauk siap saji, 5 unit tenda keluarga, 100 kasur, 100 tenda gulung, 100 selimut, 100 paket sandang anak, 100 family kit, dan 100 paket kids ware.

Di sisi lain, tim gabungan bersama pemerintah daerah terus melakukan asesmen dan kaji cepat, evakuasi warga ke lokasi aman, serta pembukaan akses jalan yang sempat terputus menggunakan alat berat. Posko tanggap darurat juga telah didirikan di Balai Desa Serang untuk mendukung koordinasi penanganan bencana.

“Petugas di lapangan terus bekerja melakukan pendataan serta evakuasi untuk memastikan keselamatan korban,” pungkas Gus Ipul.

Hingga saat ini, pasokan listrik di Desa Serang dan Desa Kutabawa berangsur pulih. Proses pembersihan material banjir masih berlangsung, sementara dapur umum tetap beroperasi untuk menjamin kebutuhan pangan pengungsi dan relawan terpenuhi.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap