Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

Kemenag Salurkan Bantuan Rp596 Juta untuk Madrasah Terdampak Banjir dan Longsor di Bandung Barat

26.6K pembaca

Kementerian Agama (Kemenag) menyalurkan bantuan senilai Rp596 juta untuk mendukung pemulihan madrasah, guru, dan keluarga siswa yang terdampak banjir dan longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar kepada para penerima manfaat dalam kegiatan penyaluran bantuan di Bandung Barat, Minggu (1/2/2026).

Madrasah Jadi Prioritas Pemulihan

Gambar

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa madrasah memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai pusat pengabdian dan pelayanan kemanusiaan di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana.

Menurutnya, pemulihan madrasah dan kesejahteraan guru harus menjadi prioritas agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.

“Madrasah ini sangat berjasa. Dalam kondisi darurat pun tetap menjadi bagian dari upaya kemanusiaan. Karena itu, negara wajib memastikan madrasah dan para gurunya dapat bangkit kembali,” ujar Menag.

Rincian Bantuan Kemenag

Bantuan yang disalurkan Kemenag mencakup beberapa komponen utama. Untuk rehabilitasi rumah guru madrasah yang mengalami kerusakan berat, Kemenag mengalokasikan dana sebesar Rp300 juta. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat proses rekonstruksi agar rumah kembali layak dan aman untuk ditempati.

Selain itu, Kemenag juga memberikan bantuan sewa rumah kepada 21 guru madrasah terdampak dengan total nilai Rp126 juta. Bantuan tersebut bertujuan memastikan para guru tetap memiliki tempat tinggal sementara yang layak selama masa pemulihan.

Santunan untuk Keluarga Siswa Korban Bencana

Sebagai bentuk empati atas musibah yang terjadi, Kementerian Agama turut menyalurkan santunan kepada keluarga 10 siswa madrasah yang meninggal dunia akibat banjir dan longsor. Total santunan yang diberikan mencapai Rp160 juta, yang diharapkan dapat meringankan beban keluarga korban.

Dalam penanganan darurat, Kemenag juga menyalurkan bantuan pemulasaran jenazah sebesar Rp10 juta. Menag menegaskan bahwa penanganan jenazah secara layak merupakan bagian dari penghormatan terhadap korban serta tanggung jawab kemanusiaan negara.

Pendampingan Berkelanjutan

Menteri Agama memastikan bahwa penyaluran bantuan ini bukanlah langkah terakhir. Ia meminta jajaran Kemenag di tingkat pusat maupun daerah untuk terus melakukan pendampingan, termasuk pendataan lanjutan terhadap kebutuhan madrasah, guru, dan keluarga terdampak.

Langkah tersebut dilakukan agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan berkelanjutan, terkoordinasi, dan tepat sasaran.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap