Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

DKI Bangun Polder Daan Mogot, Kapasitas Pompa 11,5 Meter Kubik per Detik

16.8K pembaca

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau pembangunan sistem polder dan rumah pompa Daan Mogot di Jakarta Barat, Selasa (3/2/2026). Proyek ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam pengendalian banjir sekaligus memberikan manfaat langsung bagi warga di kawasan rawan genangan.

“Pembangunan sistem polder dan rumah pompa di Daan Mogot merupakan langkah konkret untuk mengatasi persoalan banjir yang selama ini terjadi. Kami ingin memastikan sistem ini berfungsi optimal dan berdampak nyata pada pengurangan genangan,” ujar Pramono di lokasi peninjauan.

Pembangunan dilakukan di empat titik sepanjang Jalan Daan Mogot, tepatnya di Kelurahan Kedaung Kali Angke dan Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng. Kawasan tersebut selama ini kerap mengalami genangan, terutama saat hujan berintensitas tinggi.

Gambar

Menurut Pramono, wilayah sisi utara Jalan Daan Mogot menjadi prioritas penanganan karena sering terdampak banjir yang mengganggu permukiman warga dan infrastruktur jalan.

Total kapasitas pompa mencapai 11,5 meter kubik per detik, yang berasal dari Pompa Depag, Pompa Daan Mogot KM 13, KM 13A, dan KM 13B. Kapasitas tersebut dirancang untuk mempercepat pemompaan air saat hujan lebat agar genangan dapat segera surut.

“Dengan kapasitas ini, air bisa cepat dipompa keluar sehingga risiko banjir dapat ditekan,” kata Pramono.

Selain rumah pompa, Pemprov DKI juga membangun saluran pendukung berupa Saluran Gendong sisi utara dan selatan masing-masing sepanjang sekitar dua kilometer, serta saluran penyeberangan (crossing) di Jalan Raya Daan Mogot. Seluruh saluran tersebut terintegrasi untuk mengarahkan aliran air menuju rumah pompa secara efisien.

Pembangunan sistem polder ini diharapkan mampu mengurangi beban debit air pada Polder Cengkareng dan Polder Kapuk Poglar, sehingga kapasitas tampungan kedua sistem tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal.

“Kami menargetkan persoalan banjir di kawasan Daan Mogot KM 13 dapat teratasi. Proyek yang tertunda sejak 2022 akan kami selesaikan, termasuk penataan kawasan. Pompa Daan Mogot diharapkan memperkuat sistem pengendalian banjir di Jakarta Barat,” pungkas Pramono.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap