Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Gong Xi Fa Cai

Selamat Tahun Baru Imlek 2577

Semoga Tahun Ular Kayu 2026 membawa kemakmuran & kebahagiaan
2026
🧧🐍 Imlek 2577

Mulai 2027 Zero ODOL Diterapkan, AHY Tegas: Jangan Hanya Sopir yang Disalahkan

Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) usai Rapat Koordinasi penanganan kendaraan ODOL di Mapolda Sumatra Selatan.(Sumber: kemenkoinfra.go.id)
30.8K pembaca

Kebijakan Zero Over Dimension Over Load (ODOL) akan diberlakukan efektif mulai Januari 2027. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan, penegakan aturan tersebut harus dilakukan secara adil, menyeluruh, dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Penegasan itu disampaikan AHY usai Rapat Koordinasi di Markas Polda Sumatra Selatan yang membahas penanganan kendaraan ODOL, menyusul robohnya Jembatan Muara Lawai di Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, pada Juni 2025 akibat kendaraan bermuatan berlebih.

ODOL Ancam Keselamatan dan Infrastruktur

Gambar

AHY menyebut persoalan ODOL sebagai isu serius yang berdampak langsung terhadap keselamatan masyarakat dan keberlanjutan infrastruktur nasional. Pemerintah berkomitmen menjadikan Zero ODOL sebagai bagian dari upaya memperkuat keselamatan transportasi dan sistem logistik berkelanjutan.

“Di tingkat pusat kami mengoordinasikan kebijakan Zero ODOL yang insya Allah berlaku efektif Januari 2027. Terlalu banyak kecelakaan terjadi akibat ODOL. Satu nyawa terlalu banyak,” ujar AHY.

Selain meningkatkan risiko kecelakaan, kendaraan ODOL juga mempercepat kerusakan jalan dan jembatan. Setiap tahun, negara harus mengalokasikan anggaran hingga puluhan triliun rupiah untuk preservasi infrastruktur.

Penegakan Tidak Hanya Sasar Sopir

AHY menegaskan, implementasi Zero ODOL dilakukan bertahap, diawali sosialisasi dan pembinaan sebelum penegakan hukum penuh diterapkan. Penindakan tidak hanya menyasar pengemudi, tetapi juga pemilik usaha, pemilik kendaraan, hingga karoseri yang melakukan modifikasi over dimensi.

“Selama ini sering kali hanya pengemudi yang disalahkan. Padahal harus ditelusuri siapa pemilik perusahaannya, siapa pemilik kendaraannya, termasuk karoseri yang membiarkan modifikasi menjadi over dimensi,” tegasnya.

AHY juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, mulai dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Ketenagakerjaan, Polri, hingga pemerintah daerah.

Dukungan Polda Sumsel

Wakapolda Sumatra Selatan Brigjen Pol Rony Samtana menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Zero ODOL. Menurutnya, permasalahan ODOL berdampak luas terhadap keselamatan lalu lintas dan kerugian ekonomi negara.

“Penanganan ODOL harus menjadi tanggung jawab bersama dengan pendekatan komprehensif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Rapat koordinasi turut dihadiri Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, Wakil Gubernur Sumatra Selatan Cik Ujang, serta sejumlah pejabat kementerian dan instansi terkait.

 

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap