1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Wamenhan: Ancaman Siber hingga Krisis Energi Uji Ketahanan Bangsa

Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto menyampaikan paparan tentang pertahanan negara dan wawasan kebangsaan dalam Ramadan Leadership Camp ASN Pemprov Sulawesi Selatan di Makassar, Minggu (22/2/2026).(Sumber: kemhan.go.id)
14.2K pembaca

Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto menegaskan pentingnya penguatan pertahanan negara dan wawasan kebangsaan di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Hal itu disampaikan Donny saat mewakili Menteri Pertahanan sebagai pembicara dalam kegiatan Penguatan Kapasitas ASN Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Ramadan Leadership Camp di Makassar, Minggu (22/2/2026).

Menurutnya, bangsa yang lemah dalam pertahanan dan persatuan berpotensi menjadi sasaran bangsa lain yang lebih kuat. Karena itu, penguatan nasionalisme dan solidaritas kebangsaan menjadi agenda penting dalam menjaga kedaulatan.

Gambar

Perkuat Sishankamrata dan SDM

Dalam paparan bertajuk “Pertahanan Negara dan Wawasan Kebangsaan”, Donny menjelaskan bahwa kekuatan Indonesia tidak hanya bertumpu pada modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) melalui konsep “Perisai Trisula Nusantara”, tetapi juga pada semangat persatuan yang telah teruji sejak masa kolonial hingga kemerdekaan.

Ia menekankan bahwa Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) tetap menjadi fondasi utama pertahanan nasional, dengan TNI dan Polri sebagai kekuatan inti yang didukung komponen cadangan dan pendukung dari seluruh warga negara.

“Pertahanan negara tidak semata soal militer, tetapi juga soal kesiapan seluruh elemen bangsa,” ujarnya.

ASN Berperan Strategis

Donny juga menyoroti ancaman nirmiliter yang semakin kompleks, seperti degradasi nilai Pancasila, kejahatan siber, hingga krisis ekonomi dan energi yang dapat memengaruhi stabilitas nasional.

Dalam konteks tersebut, ASN dinilai memiliki peran strategis sebagai pelaksana kebijakan publik sekaligus perekat persatuan bangsa. ASN diharapkan mampu menangkal infiltrasi ideologi asing dan mencegah konflik sosial melalui pelayanan publik yang profesional dan berintegritas.

Kegiatan Ramadan Leadership Camp ini bertujuan memperkuat pemahaman ASN terhadap kebijakan nasional, wawasan kebangsaan, serta program prioritas pembangunan daerah.

Turut mendampingi Wamenhan dalam kegiatan tersebut antara lain Deputi Geopolitik Dewan Pertahanan Nasional dan Sesditjen Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap